Iran Serukan AS Akui Kekalahan Perang: Terimalah Kenyataan!
Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Iran./visi.news/shutterstock.
"Iran tidak terintimidasi oleh ancaman-ancaman dan tidak ciut nyalinya dalam menghadapi aksi unjuk kekuatan," ucap Gharibabadi dalam pernyataan terpisah via media sosial X pada Jumat (14/8) waktu setempat.
Perselisihan mengenai Selat Hormuz menjadi bagian dari konflik Iran dan AS sejak akhir Februari 2026. Teheran bersikeras mempertahankan kendali atas pelayaran di jalur strategis tersebut, sementara Washington menegaskan pentingnya kebebasan navigasi di perairan yang berbatasan dengan Iran dan Oman.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!