Investor Aset Kripto di Indonesia Tembus Lebih dari 14 Juta Pelanggan
Bitcoin dan minyak bumi sama-sama terbatas atau langka. Logika di balik nilai Bitcoin bagi investor saat ini, bukan hanya tentang berharap untuk ‘orang bodoh’ membeli lebih besar, melainkan membeli aset yang langka sebelum permintaan berkembang sepenuhnya.
"Membeli Bitcoin hari ini seperti membeli minyak pada abad ke-18 setelah melihat kegunaan awalnya. Dan tidak seperti minyak, dengan Bitcoin, investor tidak terburu-buru, karena sebagai aset digital, dapat menyimpannya dengan murah selama bertahun-tahun sambil menunggu permintaan meningkat," tutur Cenmi.
Perkembangan dunia digital tergolong skeptis pada awalnya. Orang tidak mengira media digital akan menggantikan surat kabar, tidak percaya bahwa iklan digital dapat bersaing dengan media cetak dan TV, dan sangat skeptis bahwa e-commerce bersaing dengan toko fisik. Bitcoin dan teknologi blockchain dalam jalan yang sama untuk adopsi yang lebih besar dan bermanfaat bagi masyarakat di berbagai sektor.
Pasar Sepekan: Investor Kripto Bisa Bernafas Lega, Menanti Titik Bottom Bitcoin
Di penghujung pekan keempat Juni 2022, investor aset kripto tampaknya bisa bernafas lega melihat kondisi market. Market kripto akhirnya bisa sedikit comeback menuju zona hijau menjelang akhir pekan.
Secara keseluruhan sejumlah aset kripto, terutama yang berkapitalisasi besar atau big cap telah tampil gemilang menuju zona hijau dalam perdagangan 24 jam terakhir. Misalnya saja, dari pantauan CoinMarketCap, Jumat (24/6) jam 13.00 WIB, nilai Bitcoin kembali tumbuh dengan harga $ 21.106 atau tumbuh 4,12%.
Altcoin lainnya pun tak kalah meroket. Nilai Ethereum (ETH) ikut naik 6,67% ke US$ 1.149. Solana (SOL) dan XRP bahkan melonjak lebih dari 10%. Binance Coin (BNB), Cardano (ADA) dan Dogecoin (DOGE) tumbuh lebih dari 5% sehari belakangan.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan perdagangan market kripto bergerak positif menjelang akhir pekan disebabkan oleh investor yang mulai percaya diri untuk ramaikan pasar dengan aksi beli. Ternyata sentimen positif ini juga dirasakan oleh kinerja pasar modal yang menampilkan performa gemilang.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!