Inovasi Produk Kue Ali Agrem dengan Tepung Ubi Ungu

ED
Jumat, 28 Juni 2024 | 14:04 WIB
Bagikan
Inovasi Produk Kue Ali Agrem dengan Tepung Ubi Ungu

Ali Agrem merupakan teman yang cocok untuk menemani secangkir teh tawar panas. Cita rasanya yang otentik dan nikmat, tidak kalah dengan kue-kue kekinian. Ali agrem bisa dinikmati langsung maupun dicelupkan ke kopi atau teh panas untuk menambah rasa nikmatnya. Jajanan tradisional harus selalu dikenalkan kepada generasi selanjutnya agar tak dilupakan. Kini menikmati Ali Agrem bisa kapan pun dan dimana pun. Kue ini bisa ditemukan dibeberapa pasar hingga toko jajanan tradisional.

Pada tanggal 19 Agustus 2018, Ali Agrem khas Sunda menjadi salah satu kue yang masuk jajaran Original Rekor Indonesia. Saat itu , dalam acara Festival Gelar Budaya Sabilulungan kurang lebih seribu orang mencicipi kue cincin ini di Area Gedung Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung. Festival tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung. Untuk melestarikan kue tradisional ini. Selanjutnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung pun menggandeng UMKM yang memproduksi kue tersebut untuk melakukan adanya inovasi.

Demikian juga agar mampu bersaing di pasaran, beberapa pengrajin kue membuat inovasi Ali Agrem dengan beberapa rasa seperti rasa keju, coklat, dan lainnya.

Namun demikian untuk tetap menjaga kelestarian dan keaslian makanan dan kue tersebut diperlukan suatu inovasi dengan industri yang tepat sehingga dapat digunakan sebagai tumpuan dalam menarik minat para kuliner, baik masyarakat biasa atau wisatawan baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri.

Konstribusi inovasi dari kuliner tradisional seperti Kue Ali ini sangat berpengaruh terhadap sektor pariwisata, karena akan memberikan sentuhan yang berbeda untuk menciptakan suatu produk olahan makanan yang memiliki ciri khas tersendiri dengan cita rasa yang menggugah selera.

Salah satu inovasinya dari kuliner Kue Ali ini dengan menggunakan bahan dasar produk lokal yaitu ubi jalar ungu. Ubi jalar ungu biasanya dipandang sebagai makanan yang kampungan atau ndeso. Walaupun makanan ndeso dan kampungan banyak manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari ubi ini, bahkan sangat jauh dari makanan modern sekarang ini (fast food). Ubi jalar ungu mengandung lisin, Cu, Mg, K, Zn rata-rata 20%. Dia juga merupakan sumber karbohidrat dan sumber kalori yang cukup tinggi. Ditambah dengan sumber vitamin dan mineral, vitamin yang terkandung dalam ubi jalar antara lain vitamin A, vitamin C, thiamin (vitamin B1), dan riboflavin. Sedangkan mineral dalam ubi jalar diantaranya adalah zat besi (Fe), fosfor (P), dan kalsium (Ca). Dapat dijelaskan bahwa tepung ubi ungu memiliki keunggulan dalam kandungan gizi, yaitu serat kasar, pati, gula, beta karoten, dan amilosa. Sehingga dapat disimpulkan tepung ubi ungu bisa dijadikan sebagai alternatif penggantian tepung beras dalam pembuatan Ali Agrem. Selain itu, dengan menggunakan tepung ubi ungu ini sebagai salah satu upaya untuk mengurangi konsumsi terigu yang semakin meningkat.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.