Inovasi Pemkab Bandung, Launching Aplikasi WBS dan Simprodas: Wujudkan Pemerintahan Bersih, Damai dan Sejahtera
Namun demikian, kata dia, dibutuhan integritas moral, keberanian sikap dan komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari penyimpangan.
Lebih lanjut Marlan mengatakan launching aplikasi Simprodas (Sistem Informasi Pengawasan Probity Bedas). Disebutkan, aplikasi ini adalah platform web yang memungkinkan setiap perangkat daerah melaporkan secara real time perkembangan proyek pembangunan fisik, mulai dari perencanaan hingga serah terima.
"Aplikasi ini mendukung Pak Bupati dalam memantau proyek secara langsung. Dimana Pak Bupati mempunyai seluruh hak akses serta berfungsi sebagai alat pelaksanaan Probity Audit oleh APIP," katanya.
Kata dia, aplikasi Simprodas ditekankan pada paket proyek strategis Kabupaten Bandung sesuai dengan rencana pembangunan daerah dan rencana tata ruang daerah.
"Hal itu berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak, memiliki nilai paket pekerjaan yang tinggi serta kompleksitas atau risiko tinggi, termasuk dalam isu atau janji politis," jelasnya.
Ia menyebutkan tujuan yang ingin dicapai dengan adanya aplikasi Simprodas adalah meminimalkan potensi permasalahan hukum serta tercapainya prinsip value for money dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.
"Saya meminta agar kepala desa agar melaksanakan pengelolaan keuangan dan aset desa dengan berkoordinasi dan bekerja sama dengan auditor/PPUPD (Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah)," katanya.
Ia juga berharap pengelolaan laporan dlakukan secara profesional dan bertangungjawab dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian, independensi serta keadilan bagi semua pihak.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!