Ini Mukjizat Rasulullah di Bulan Syawal

ED
Jumat, 28 April 2023 | 04:30 WIB
Bagikan
Ini Mukjizat Rasulullah di Bulan Syawal

VISI.NEWS | BANDUNG - Mukjizat merupakan peristiwa di luar kebiasaan yang menjadi bukti kenabian. Meskipun demikian, nabi tetaplah seorang manusia yang memiliki sifat basyariyah sehingga ada kesamaan dengan manusia lainnya dan beberapa hal penting pada Beliau dapat ditiru oleh sesama manusia.

Sebagai contoh, nabi merasakan lapar sebagaimana orang lain, tetapi di balik laparnya nabi ada mukjizat dan berbagai hikmah yang bisa menjadi pelajaran. Mukjizatnya tidak dapat ditiru, tetapi hikmah dan nilai keteladanannya dapat dicontoh umatnya.

Seringkali Allah menurunkan mukjizat kepada nabi dan rasul-Nya pada situasi sulit sehingga menjadi solusi bagi umatnya. Namun, turunnya mukjizat bukanlah suatu kebetulan. Kronologi, waktu, dan tempat terjadinya mukjizat perlu untuk dikaji sebagai tanda kebesaran Allah dan kebenaran Islam.

Mukjizat apa yang terjadi pada Bulan Syawal dan ada kaitannya dengan rasa lapar? Apa hikmah dari kelaparan yang dirasakan oleh Nabi dan umatnya lalu diberi solusi dengan mukjizat dari Allah?

Ada mukjizat pada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang terjadi pada Bulan Syawal di tahun ke 5 Hijriah. Peristiwa unik ini terjadi pada Perang Khandaq ketika nabi dan para sahabat sedang menggali parit dan dilanda kelaparan hebat.

Kaum muslimin saat itu bekerja dengan giat dan penuh semangat meskipun mereka kekurangan makanan. Di tengah situasi yang tidak menentu, terjadilah peristiwa kelaparan yang menerpa kaum muslimin termasuk nabinya. Salah seorang sahabat yaitu Anas bin Malik Radliyallahu ‘anh bersaksi bahwa masing-masing orang yang sedang menggali parit hanya dibekali dengan tepung gandum segenggaman tangan.

Apabila hendak dimakan, tepung itu dicampur dengan minyak sehingga terbentuk adonan. Kerongkongan mereka jarang tersentuh oleh makanan sehingga mulut-mulut mereka mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Seorang sahabat yang lain yaitu Abu Thalhah menggambarkan dahsyatnya peristiwa kelaparan itu sehingga mereka melaporkannya kepada Rasulullah. Saat itu, solusi yang ditemukan hanyalah dengan mengganjal perut dengan batu. Rasulullah pun mengganjal perutnya dengan dua buah batu.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.