Ini Mukjizat Rasulullah di Bulan Syawal

ED
Jumat, 28 April 2023 | 04:30 WIB
Bagikan
Ini Mukjizat Rasulullah di Bulan Syawal

Setelah itu aku pergi menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Istriku berkata kepadaku, janganlah kamu mempermalukanku di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabat beliau. Aku langsung menemui beliau seraya berbisik kepadanya, wahai Rasulullah! Aku menyembelih seekor anak kambing milikku, dan istriku telah membuat adonan segantang gandum yang kami miliki.

Karena itu sudilah kiranya Anda datang bersama-sama dengan beberapa orang sahabat. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berteriak: Hai para penggali Khandaq! Jabir telah membuat hidangan untuk kalian semua. Marilah kita makan bersama-sama! Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu berkata kepada Jabir: Jangan kamu menurunkan periukmu dan janganlah kamu memasak adonan rotimu sebelum aku datang.

Lalu aku pulang. Tidak lama kemudian Rasulullah datang mendahului para sahabat. Ketika aku temui istriku, dia berkata, Bagaimana engkau ini? Bagaimana engkau ini? Jawabku, aku telah melakukan apa yang engkau pesankan kepadaku.

Maka aku mengeluarkan adonan roti kami, kemudian nabi meludahi adonan itu untuk memberi keberkahan. Setelah itu beliau menuju periuk (tempat memasak kambing), maka beliau meludahi dan mendoakan keberkahan kepadanya, sesudah itu beliau berkata kepada istriku: Panggillah tukang roti untuk membantumu memasak. Nanti isikan masakan berdaging itu ke mangkok langsung dari kuali dan sekali-kali jangan kamu menurunkan periukmu.

Kala itu para sahabat semuanya berjumlah seribu orang. Demi Allah, semuanya turut makan dan setelah itu mereka pergi. Tetapi periuk kami masih tetap penuh berisi seperti semula. Sedangkan adonan masih seperti semula. (Hadits riwayat Imam Bukhari).

Mengingat banyaknya penggali parit yang makan pada saat itu mencapai seribu orang, maka satu-satunya penjelasan untuk menjawab keanehan tersebut adalah bertambahnya jumlah hidangan makanan tanpa terlihat. Fenomena ini belum bisa dijelaskan secara ilmiah, tetapi juga tidak bisa diingkari kebenarannya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.