Ingin Donor Darah Saat Puasa? Perhatikan Hal Ini Dulu!
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 20 Maret 2025 | 00:10 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Donor darah adalah tindakan mulia yang dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Namun, banyak yang bertanya apakah donor darah saat puasa diperbolehkan dan apakah dapat membatalkan puasa.
Dari sisi medis, mendonorkan darah ketika berpuasa sebenarnya aman, tetapi tetap memiliki risiko tertentu. Beberapa efek samping yang bisa terjadi antara lain pusing, lemas, mual, bahkan pingsan. Hal ini disebabkan oleh berkurangnya cairan tubuh dan tekanan darah setelah donor. Oleh karena itu, seseorang yang ingin mendonorkan darah saat berpuasa harus memastikan kondisi kesehatannya optimal serta menjaga asupan nutrisi yang cukup saat sahur dan berbuka.
Dari segi hukum Islam, donor darah tidak membatalkan puasa, sebab tidak ada unsur makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh. Islam mengajarkan umatnya untuk saling membantu, sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW. Jika seseorang merasa sangat lemas setelah donor hingga tidak mampu melanjutkan puasa, ia diperbolehkan untuk berbuka dan menggantinya di lain hari.
Agar lebih aman, donor darah sebaiknya dilakukan setelah berbuka puasa atau menjelang sahur. Selain itu, penting untuk menjaga kecukupan cairan dan mengonsumsi makanan kaya zat besi agar tubuh tetap sehat.
Kesimpulannya, donor darah saat puasa diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa, asalkan dilakukan dengan memperhatikan kondisi kesehatan. Dengan persiapan yang baik, donor darah bisa menjadi ibadah yang bernilai pahala dan tetap aman bagi tubuh. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!