Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

India Mulai Tes Covid-19 Acak untuk Pengunjung Luar Negeri

ED
Sabtu, 24 Desember 2022 | 21:19 WIB
Bagikan
India Mulai Tes Covid-19 Acak untuk Pengunjung Luar Negeri

VISI.NEWS | INDIA - India telah menerapkan proses penyaringan intensif untuk penumpang internasional yang tiba di bandaranya dan secara acak menguji mereka untuk Covid-19 karena meningkatnya jumlah kasus yang dilaporkan di negara tetangga China, kata menteri kesehatan negara itu pada hari Kamis (22/12).

Mansukh Mandaviya mengumumkan aturan baru di parlemen, di mana dia juga mendesak pemerintah negara bagian untuk meningkatkan pengawasan terhadap varian virus corona baru dan mengirim sampel semua kasus positif ke laboratorium pengurutan genom.

Mandaviya juga meminta masyarakat untuk memakai masker dan menjaga jarak sosial, meski tidak ada mandat resmi untuk keduanya.

India melonggarkan aturan pemakaian masker awal tahun ini setelah kasus virus corona mulai menurun tajam. Ini telah melaporkan kasus Covid-19 terbanyak di dunia sejak pandemi dimulai, tetapi infeksi yang dikonfirmasi telah turun tajam dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut data Kementerian Kesehatan, India saat ini memiliki sekitar 3.400 kasus virus corona aktif.

Kasus-kasus telah melonjak di negara tetangga China sejak melonggarkan pembatasan yang keras awal bulan ini menyusul protes publik yang jarang terjadi.

Mandaviya mengatakan pemerintah India belum memiliki rencana untuk menghentikan penerbangan dari negara tempat kasus baru dilaporkan.

Pada hari Kamis, badan dokter top India, Asosiasi Medis India, juga mengimbau masyarakat untuk memakai masker di semua tempat umum dan mendapatkan penguat vaksin. Ini mendesak orang untuk menghindari pertemuan publik seperti pernikahan, pertemuan politik dan sosial, dan perjalanan internasional.

“Sampai saat ini situasinya tidak mengkhawatirkan dan oleh karena itu tidak perlu panik. Mencegah lebih baik daripada mengobati,” katanya dalam sebuah pernyataan.

India, negara berpenduduk hampir 1,4 miliar orang, telah memberikan lebih dari 2,2 miliar dosis vaksin Covid-19, tetapi hanya 27% dari populasi yang telah menerima dosis penguat ketiga. @fen/sumber: afp/dailysabah.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.