BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026

IHSG Anjlok Tajam Dipicu Tekanan Saham dan Rupiah

Desi Rossilawati
Selasa, 19 Mei 2026 | 12:23 WIB
Bagikan
IHSG Anjlok Tajam Dipicu Tekanan Saham dan Rupiah

VISI.NEWS | BANDUNG - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan besar pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Menjelang akhir sesi pertama, IHSG ambruk lebih dari 3 persen dan turun ke level 6.300 an, melanjutkan tren pelemahan tajam sejak awal pekan.

Per pukul 11.45 WIB, IHSG tercatat melemah lebih dari 200 poin ke posisi 6.398,78. Mayoritas saham berada di zona merah dengan 569 saham turun, 134 saham naik, dan 110 saham stagnan. Nilai transaksi pasar mencapai Rp13,85 triliun dengan volume perdagangan mencapai 24,77 miliar saham.

Tekanan terbesar datang dari saham saham yang sebelumnya dikeluarkan dari indeks global MSCI. Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu menjadi sorotan utama setelah mengalami penurunan tajam.

Saham Chandra Asri atau TPIA anjlok 15 persen dan menjadi pemberat terbesar IHSG. Selain itu, saham Amman Mineral atau AMMN, Mora Telematika atau MORA, serta Dian Swastatika Sentosa atau DSSA juga ikut mengalami tekanan signifikan.

Koreksi tajam tersebut berkaitan dengan keputusan MSCI yang sebelumnya mengeluarkan sejumlah saham Indonesia dari indeks global mereka. Tekanan semakin bertambah setelah FTSE Russell mengeluarkan peringatan terkait saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration.

Dalam pengumuman terbaru, FTSE menegaskan saham yang dianggap memiliki likuiditas rendah akibat dominasi kepemilikan oleh segelintir pihak berpotensi dihapus dari indeks pada evaluasi Juni 2026.

Kebijakan ini memicu kekhawatiran investor institusi global karena saham saham tersebut dinilai sulit diperdagangkan dalam jumlah besar tanpa memengaruhi harga pasar secara ekstrem.

Selain tekanan dari faktor indeks global, pelemahan IHSG juga dipengaruhi kondisi nilai tukar rupiah yang kembali tertekan. Rupiah sempat menyentuh level Rp17.700 per dolar AS meski indeks dolar Amerika Serikat justru mengalami pelemahan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.