Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 Jasa Marga Gelar Pemeliharaan Tol Jagorawi, Simak Jadwal dan Titiknya 11 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 Jasa Marga Gelar Pemeliharaan Tol Jagorawi, Simak Jadwal dan Titiknya 11 Jul 2026

IHSG Ambruk Dipicu Tekanan Saham Komoditas dan Sentimen Global

Desi Rossilawati
Jumat, 8 Mei 2026 | 15:30 WIB
Bagikan
IHSG Ambruk Dipicu Tekanan Saham Komoditas dan Sentimen Global

VISI.NEWS | JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan kembali berada dalam tekanan pada perdagangan Jumat (8/5/2026). Memasuki sesi kedua, IHSG tiba tiba anjlok 179,73 poin atau turun 2,51 persen ke level 6.994,58 per pukul 15.25 WIB.

Koreksi tajam terjadi di tengah tekanan besar pada saham sektor komoditas. Berdasarkan data pasar, saham berbasis emas, nikel, batu bara, hingga timah mengalami pelemahan signifikan dan menjadi penekan utama pergerakan indeks.

Sentimen eksternal masih menjadi faktor dominan yang membayangi pasar. Perkembangan situasi perang global membuat pelaku pasar cenderung berhati hati dan memilih mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk saham di pasar negara berkembang seperti Indonesia.

Selain faktor global, pasar domestik juga tengah menanti sejumlah agenda penting. Salah satunya pengumuman cadangan devisa yang kerap menjadi indikator ketahanan ekonomi nasional terhadap tekanan eksternal.

Di sisi lain, pelaku pasar mulai mencermati quarterly review indeks MSCI yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Mei 2026. Evaluasi indeks global tersebut berpotensi memengaruhi arus modal asing serta komposisi saham unggulan di pasar Indonesia.

Tekanan pasar juga diperkirakan dipengaruhi faktor teknikal menjelang pekan perdagangan yang lebih pendek pada minggu depan. Kondisi itu biasanya membuat investor lebih selektif dalam mengambil posisi.

Meski mayoritas saham bergerak di zona merah, aktivitas perdagangan tetap terbilang tinggi. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp30,64 triliun dengan volume perdagangan 46,21 miliar saham dalam 2,44 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun turun menjadi Rp12.475 triliun. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.