BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026

Wajib Tahu! Inilah 6 Alasan Ibadah Haji Dilakukan di Bulan Dzulhijjah

Desi Rossilawati
Minggu, 26 April 2026 | 04:30 WIB
Bagikan
Wajib Tahu! Inilah 6 Alasan Ibadah Haji Dilakukan di Bulan Dzulhijjah
Peristiwa Haji Wada’ sebagai Pedoman Praktis Dalam praktiknya, meskipun musim haji disebutkan mencakup tiga bulan, puncak pelaksanaan rukun-rukun haji—wukuf di ‘Arafah, tawaf, sa’i, dan mencukur rambut—seluruhnya dilakukan pada bulan Dzulhijjah. Ketentuan ini merujuk pada peristiwa haji Wada’ yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW. Sebagaimana sabda beliau: “Ambillah dariku (tatacara) manasik hajimu.” (HR. Muslim) Hadis ini menunjukkan bahwa regulasi waktu pelaksanaan haji bersifat tauqifi (tidak bisa ditawar), mengikuti persis apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW pada haji Wada’.

2. Aspek Spiritual Ibadah Haji Bulan Dzulhijjah

Selain dalil syariat, ibadah haji juga memiliki dimensi spiritual yang kuat. Bulan ini diyakini sebagai waktu turunnya rahmat dan ampunan Allah SWT secara luas kepada umat manusia.

Dalam literatur klasik, seperti karya Syekh Ali Ahmad al-Jarjawi dalam kitab Hikmatut Tasyri’, dijelaskan bahwa Allah SWT menetapkan waktu-waktu tertentu untuk melimpahkan rahmat kepada hamba-Nya. Dzulhijjah menjadi salah satu waktu yang dipilih untuk tujuan tersebut.

Dengan demikian, pelaksanaan ibadah haji pada bulan ini memberikan peluang bagi umat Islam untuk memperoleh pahala yang lebih besar serta kesempurnaan dalam menjalankan ibadah.

3. Warisan Sejarah Ibadah Haji di Bulan Dzulhijjah

1. Warisan dari Nabi Ibrahim AS Penamaan Dzulhijjah secara etimologis berasal dari dua kata: Dzu (pemilik) dan al-Hijjah (haji), sehingga secara harfiah berarti “bulan pemilik haji”. Penamaan ini telah dikenal sejak zaman jahiliah, karena masyarakat Arab melaksanakan ibadah haji pada bulan ini sebagai bentuk pelestarian ajaran agama Nabi Ibrahim AS. Tradisi berhaji pada bulan Dzulhijjah sejatinya merupakan kelanjutan dari perintah Allah kepada Nabi Ibrahim AS untuk menyeru umat manusia melaksanakan haji, sebagaimana firman-Nya: “Dan serukanlah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh.” (QS. Al-Hajj : 27) 2. Kedudukan Dzulhijjah sebagai Bulan Haram Dzulhijjah termasuk salah satu dari empat bulan haram (asyhurul hurum) yang dimuliakan Allah SWT. Empat bulan haram tersebut adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Dalam bulan-bulan haram ini, peperangan dan pertumpahan darah dilarang, sementara ibadah dilipatgandakan pahalanya. Rasulullah SAW bersabda: “Setahun ada dua belas bulan, di antaranya empat bulan haram: tiga bulan berturut-turut (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram), dan Rajab yang (terletak) antara Jumada dan Sya’ban.” (HR. Bukhari, No. 3025)

4. Kedudukan Dzulhijjah sebagai Bulan Haram

Dalam ajaran Islam, pelaksanaan ibadah haji juga berkaitan dengan status bulan ini sebagai salah satu bulan haram. Selain Dzulhijjah, bulan haram lainnya adalah Dzulqa’dah, Muharram, dan Rajab.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.