Hunian Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal, Pinhome Ungkap Tren Baru Properti 2026
Temuan data Pinhome terbaru kondisi sosial ekonomi masih bergejolak, tren hunian mendukung peningkatan kualitas hidup. /visi.news/ist
Di tengah melonjaknya biaya pembangunan, banyak pengembang mulai mengalihkan fokus pada pembangunan rumah dengan ukuran yang lebih kecil agar tetap sesuai daya beli masyarakat.
Meski demikian, minat masyarakat terhadap hunian belum surut. Aktivitas pencarian rumah masih meningkat rata-rata 13 persen setiap bulan sepanjang Semester I 2026. Namun calon pembeli kini jauh lebih selektif sebelum mengambil keputusan.
Kawasan yang mendapat dukungan infrastruktur seperti Tol Jogja-Solo dan LRT Jabodebek mencatat peningkatan pencarian properti yang cukup signifikan. Selain itu, kebijakan pemerintah terkait hunian vertikal serta berbagai insentif fiskal turut memperkuat minat masyarakat terhadap rumah dengan harga lebih terjangkau.
Di sisi lain, rumah seken siap huni semakin diminati karena dianggap lebih efisien dibanding membangun rumah baru yang terdampak kenaikan biaya konstruksi.
Skema KPR Berubah, Rumah Kini Jadi Pusat Wellness
CEO & Founder Pinhome, Dayu Dara Permata, mengungkapkan bahwa kenaikan BI Rate hingga 5,75 persen turut mengubah perilaku masyarakat dalam memilih pembiayaan rumah.
Menurutnya, pasar tidak mengalami pelemahan, melainkan sedang beradaptasi terhadap kondisi ekonomi.
"Perubahan arah kebijakan suku bunga mendorong masyarakat semakin selektif memilih skema pembiayaan rumah. Kami melihat aktivitas Take Over KPR kini mendominasi sekitar 60 persen pasar KPR," ujarnya dalam keterangan tertulis kepada VISI.NEWS, Sabtu (1/8/2026).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!