Hauqalah dan Ikhtiar: Rahasia Spiritual Membuka Pintu Rezeki
VISI.NEWS | BANDUNG - Dalam ajaran Islam, pelaksanaan ibadah tidak hanya terbatas pada aspek badaniyah seperti shalat dan puasa, tetapi juga mencakup ibadah maliyah seperti zakat, sedekah, dan haji. Kedua bentuk ibadah ini saling melengkapi dalam kehidupan seorang Muslim. Ibadah fisik membutuhkan dukungan materi, sementara harta memerlukan arahan spiritual agar bernilai ibadah. Keseimbangan inilah yang menjadi fondasi kokoh dalam membangun kehidupan beragama yang utuh.
Kesalingterkaitan ini ditegaskan oleh para ulama. Abdul Rauf Al-Munawi dalam kitab Faidhul Qadir menukil perkataan ulama salaf:
قال بعض السلف: المال سلاح المؤمن
Artinya: “Harta benda adalah senjata orang mukmin.”
Ungkapan tersebut menekankan bahwa harta bukan sekadar simbol duniawi, melainkan sarana menjaga kehormatan, kemandirian, dan kekuatan dalam beragama.
Meski demikian, memperoleh harta bukanlah perkara mudah. Islam mengajarkan amalan yang dapat memudahkan datangnya rezeki serta menjauhkan dari kefakiran. Salah satu amalan yang ringan namun besar faedahnya adalah membaca hauqalah:
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ
Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘azhīm
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!