Hasil Pemilihan Rektor UNS Periode 2023-2028 Digoyang Isu Kecurangan
Prof. Hasan menyebut, isu miring yang beredar di medsos, berupa tulisan, gambar dan video beberapa hari terakhir sudah mengarah ke fitnah. Postingan di medsos tersebut, katanya, merupakan berita bohong yang merugikan MWA maupun lembaga UNS.
"Tulisan, gambar dan video di medsos tersebut merupakan fitnah dan mengarah kepada ujaran kebencian. Itu informasi yang tidak benar, yang dibuat orang yang tidak paham proses dan prosedur pemilihan rektor yang dilakukan terbuka dan demokratis berdasarkan peraturan perundangan," ujarnya.
Wakil ketua MWA menegaskan, sejak ditetapkannya rektor terpilih pihaknya tidak pernah menerima keberatan dari pihak manapun. Dia juga menyatakan, setiap anggota MWA memiliki integritas dan sikap independen dalam memberikan suara di pemilihan yang dilakukan secara terbuka.
Prof. Hasan mengungkapkan, MWA telah membentuk tim untuk melakukan kajian terhadap ujaran kebencian di medsos tersebut.
Pihaknya juga mempertimbangkan upaya hukum karena dia menilai informasi yang beredar di medsos tersebut merupakan sensasi untuk tujuan tertentu yang merusak nama baik UNS maupun lembaga MWA
"Unggahan di medsos itu mencederai organisasi karena MWA dan rektor terpilih merupakan simbol organisasi UNS," tandasnya.@tok
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!