Hasil Monev. Komisi Informasi Jabar 2021 Baru 27,6% Badan Publik di Jawa Barat Informatif
Berdasarkan hasil Monev ini pula, lanjut Ijang, didapatkan fakta bahwa sebagian besar badan publik belum maksimal dalam melaksanakan fungsi dan tugas pelayanan informasi publik; Anggaran yang terpangkas dan teralihkan untuk penanganan Covid-19 menjadi salah satu penghambat dalam mengoptimalkan pelayanan informasi publik; Masih ada beberapa PPID yang belum memahami tupoksinya; Banyak warga masyarakat yang tidak paham soal SOP permintaan informasi publik.
Namun ditemukan pula, beberapa PPID telah menunjukkan keseriusan dan kualitas yang baik dalam pengelolaan dan layanan informasi publik, kendati dalam dibayang-bayang pandemi Covid-19. “Hal itu terlihat dari adanya inovasi dan strategi yang dilakukan PPID, seperti adanya smart city berbasis android, pembentukan PPID sampai tingkat desa hingga tersedianya sistem data atau informasi terkait Covid-19 secara real time,” kata Ijang Faisal.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!