Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

Hadapi Lebaran Pemkab Sukabumi Gelar Pasukan

ED
Rabu, 27 April 2022 | 11:36 WIB
Bagikan
Hadapi Lebaran Pemkab Sukabumi Gelar Pasukan

VISI.NEWS | KABUPATEN SUKABUMI -Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri menyatakan, untuk menghadapi masa lebaran 1443 H perlu penyiapan personel, sarana prasarana, infrastruktur, dan instrumen pelayanan publik.

Untuk itu, semuanya harus tersedia di setiap pos pelayanan, pos penanganan dan pos terpadu. Selain itu harus disiapkan pula layanan vaksinasi demi mencegah penyebaran Covid-19.

Amanat tersebut disampaikan Wabup saat menjadi Pembina Apel Gelar Pasukan Pengamanan angkutan Lebaran 1443 H /2022 di Lapang Dinas Perhubungan yang diikuti oleh Dinas perhubungan, BPBD, Dinas Damkar dan Satpol PP, Senin (25/4/2022).

Apel diawali dengan inspeksi pasukan dan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan pasukan oleh Wakil Bupati Sukabumi.

"Gelar pasukan ini untuk memastikan pengamanan lebaran di wilayah Kabupaten Sukabumi dipersiapkan dengan matang serta berbagai kemungkinan bisa diantisipasi sejak dini sehinga suasana mudik bisa berjalan lancar, aman, sehat serta nyaman," ungkapnya, dilansir dari laman resmi Pemprov Jabar.

Wabup menegaskan bahwa operasi pengamanan lebaran merupakan Komitmen bersama seluruh jajaran dan stakeholder.

"Seluruh ikhtiar adalah bagian dari upaya cipta kondisi demi terjaminnya keamanan lingkungan dan kenyamanan berkendaraan bagi masyarakat," tambahnya.

Terkait dengan upaya pencegahan penyebaran Covid19, Pemdakab Sukabumi memiliki agenda strategis antara lain layanan deteksi dini di tempat-tempat strategis serta layanan vaksinasi 1, 2 dan booster.

"Antispasi yang paling krusial adalah percepatan vaksinasi supaya segera mencapai target sampai titik aman. Sementara untuk kelancaran angkutan lebaran dilakukan kesiapsiagaan pada arus mudik dan arus balik serta di objek wisata," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kadishub Kab. Sukabumi Dedi Chardiman menjelaskan berdasarkan Surat Edaran Kementerian, kendaraan tertentu dibatasi pergerakannya pada tanggal 28, 29, 30, selama 12 jam (dari pagi sampai jam 12 malam).

"Posko Dishub kita siapkan di 15 titik. Untuk titik vaksinasi kawasan utara ada di daerah Kadudampit dan Selabintana. Wilayah Selatan ada di sekitar Pelabuhanratu, Puncak Darma, Ujunggenteng, Jubleg, dan Sagaranten," paparnya.

Kadishub juga menerangkan, jumlah personel untuk pengamanan mudik tahun ini antara lain Dishub 247 personel, Pol PP 100 personel serta dari Damkar dan BPBD 100 personel.

"Mengenai rekayasa lalu lintas, kemungkinan dilakukan pengalihan jalur mudik, juga berdasarkan hasil koordinasi lintas sektoral dengan melihat kondisi di lapangan," pungkasnya. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.