Gusdurian Peduli Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi

ED
Sabtu, 13 Januari 2024 | 17:42 WIB
Bagikan
Gusdurian Peduli Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi

VISI.NEWS | FLORES TIMUR -Gusdurian Peduli menyalurkan bantuan kepada warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT. Bantuan tersebut berupa pembagian 5.000 lembar masker, air minum bersih, dan layanan kesehatan. "Gusdurian Peduli telah menyalurkan sebanyak 5.000 lembar masker kepada 3.693 warga yang mengungsi di rumah penduduk yang tersebar di 76 titik lokasi pengungsian," tutur Mansetus Balawala, salah seorang relawan Gusdurian Peduli, Sabtu (13/1/2024).

Mansetus bersama 3 orang rekannya sejak tanggal 5 Januari 2024 turun ke lapangan untuk melakukan pendataan dan asesmen kebutuhan. Hasil asesmen Gusdurian Peduli memaparkan bahwa persebaran pengungsi erupsi Gunung Lewotobi laki-laki terletak di 10 titik pengungsian terpadu dan lebih dari 71 lokasi rumah warga di 13 desa.

Adapun kondisi terkini di lokasi pengungsian, khususnya di pengungsian yang berada di rumah warga, dia mengatakan belum mendapatkan pelayanan yang maksimal dari pemerintah, terutama pelayanan pada kelompok rentan. ad Temuan tersebut, dijelaskan Mansetus, karena tidak semua warga yang mau menampung para pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki ini memiliki kemampuan ekonomi, ada juga yang pas-pasan.

Akibatnya, kata Mansetus, warga-warga yang ekonominya pas-pasan ini mengalami banyak kesulitan saat membantu para pengungsi tersebut, mulai dari bahan pangan, air bersih hingga alas tidur. "Hampir di setiap lokasi pengungsian di rumah warga sangat kekurangan alas tidur, terutama untuk kelompok rentan seperti balita, anak-anak, lansia dan disabilitas. Bahkan ada yang tidur di lantai tanah dengan alas seadanya," ucapnya.

Mansetus menjelaskan beberapa kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan para pengungsi antara lain, yaitu alas tidur untuk para pengungsi yang berada di rumah-rumah warga, obat-obatan, dan pelayanan kesehatan.

"Ke depan akan mulai mendistirbusikan air minum yang dilakukan selama sebulan penuh. Bantuan ini sangat penting karena mereka saat ini mengalami kesulitan air bersih, seperti di Desa Lamika dan Tuakepa," jelas dia.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.