Gusdurian Peduli Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi
Pemerintah daerah setempat telah menetapkan status siaga darurat bencana alam erupsi Gunung api Lewotobi Laki-laki selama 14 hari terhitung sejak 1 hingga 14 Januari 2024. Melalui penetapan status, kata dia, pemerintah daerah dapat mengoptimalkan sumber daya untuk penanganan darurat, khususnya penanganan warga yang mengungsi.
Pada 9 Januari 2024 pukul 23.00 WITA, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan perubahan status aktivitas vulkanik dari sebelumnya Level III atau Siaga menjadi Level IV atau Awas. Dari jumlah pengungsi tersebut, sebanyak 292 diantaranya adalah balita, 443 anak-anak, 382 lansia, 16 ibu hamil, dan 68 disabilitas (5 buta, 20 tuli, 4 bisu, 9 disabilitas fisik, 29 disabilitas mental, 1 disabilitas intelektual).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!