Gus Kikin Mulai Susun Pengurus PBNU 2026-2031
Pada hari pertama kunjungannya, Gus Kikin juga menerima tamu dari Bank Syariah Indonesia (BSI). Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dan sinergi antara PBNU dan BSI dalam sejumlah bidang.
Gus Kikin mengatakan, kedua pihak telah memiliki kesepahaman untuk membangun sinergi. Kesepahaman tersebut diharapkan dapat segera diwujudkan dalam bentuk kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua pihak dan masyarakat.
“Ada satu tamu tadi dari Bank Syariah Indonesia, kita sudah ada kesepakatan kesepahaman untuk membangun sinergi dan mudah-mudahan juga bisa segera terealisasi karena banyak yang kita akan lakukan bersama-sama,” ujarnya.
Gus Kikin menyebut pertemuan dengan BSI tersebut menjadi salah satu langkah awal pada hari pertamanya menjalankan aktivitas sebagai Ketua Umum PBNU. Ia berharap agenda tersebut dapat menjadi pembuka bagi berbagai kegiatan dan kerja sama lain yang akan dilakukan PBNU pada hari-hari berikutnya.
“Ini hari pertama, mudah-mudahan nanti bisa diikuti dengan hari-hari berikutnya dengan langkah-langkah yang lebih baik,” pungkasnya.
Dengan demikian, agenda awal Gus Kikin setelah dikukuhkan sebagai Ketua Umum PBNU diarahkan pada konsolidasi internal dan penyusunan struktur organisasi. Kelengkapan formatur menjadi pekerjaan mendesak agar PBNU memiliki jajaran kepengurusan yang dapat segera bekerja.
Setelah struktur kepengurusan masa khidmah 2026-2031 terbentuk, Gus Kikin berharap PBNU dapat segera menjalankan berbagai program serta memperkuat khidmah organisasi kepada masyarakat. Proses tersebut akan menjadi tahap penting untuk menerjemahkan hasil Muktamar ke-35 NU ke dalam kerja organisasi selama periode kepemimpinannya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!