Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026

Guru Australia Paksa Siswa Lihat Kartun Nabi Muhammad

ED
Senin, 14 November 2022 | 08:48 WIB
Bagikan
Guru Australia Paksa Siswa Lihat Kartun Nabi Muhammad

VISI.NEWS | MELBOURNE - Seorang siswa Muslim merasa trauma di sekolahnya di Melbourne, Australia, ketika gurunya memaksa kelasnya untuk menonton video yang menghina Nabi Muhammad.

Selain itu sang guru itu juga berulang-ulang mengatakan "bahwa Muslim membunuh orang yang menggambar kartun ini."

Sara Ammar, seorang siswa Australia kelas 11 Pakistan mengatakan kepada Anadolu Agency (AA) apa yang dia alami di kelas pada hari itu ketika gurunya memaksa mereka untuk menonton gambar yang menghina Nabi Muhammad.

Ammar, 16, mengatakan bahwa ketika dia memasuki kelas media pada 14 Oktober, dia mengira kelas akan berjalan seperti biasa, tetapi pada jam kedua, kursus berubah.

"Guru saya mengajar pelajaran dulu. Kemudian dia memproyeksikan kartun ini di layar dan berkata, 'Ini Nabi Muhammad,'" kata Ammar.

Dia mengungkapkan bahwa dia terganggu dengan melihat gambar-gambar menghina yang diterbitkan di majalah Charlie Hebdo.

Ammar mengatakan bahwa dia ingin meninggalkan kelas, tetapi gurunya membiarkan permintaan ini tidak dijawab.

"(Guru saya) terus mengatakan bahwa Muslim membunuh orang yang menggambar kartun ini. Dia membicarakannya sepanjang waktu. Saya tidak bisa tinggal di kelas."

Ammar mengatakan bahwa ada beberapa siswa Muslim lain di kelasnya selain dirinya sendiri. Menekankan bahwa siswa lain juga tidak bisa berkata apa-apa terhadap perilaku guru, gadis muda itu berkata:

"Guru masih mengatakan bahwa orang yang tidak bersalah dibunuh oleh Muslim. Ini sangat tidak sopan," tutur Amar. @fen/dailysabah.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.