Gubernur Jabar Siapkan Realokasi Anggaran Demi Wujudkan Sekolah 12 Tahun
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 23 Mei 2025 | 14:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menetapkan target ambisius agar seluruh anak di wilayahnya dapat mengenyam pendidikan minimal selama 12 tahun. Untuk mewujudkan hal tersebut, Dedi menyebut pihaknya telah menyusun strategi bersama DPRD Jabar, yang dibahas dalam rapat dengan Badan Anggaran pada Kamis (22/5/2025).
"Angka anak sekolah di Jawa Barat masih rendah. Target saya 12 tahun. Makanya, strateginya tadi sudah disepakati saat rapat bersama Banggar," tegas Dedi yang akrab disapa KDM, usai rapat di Gedung DPRD Jabar.
Strategi utama yang akan ditempuh adalah mempercepat pembangunan sekolah negeri, terutama jenjang SMA, karena menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi. Selain itu, KDM menegaskan pendidikan di sekolah negeri dan swasta akan digratiskan, terutama bagi masyarakat miskin.
"Kami akan menggratiskan pendidikan bagi seluruh rakyat Jabar di negeri dan swasta. Khusus untuk swasta digratiskan untuk masyarakat miskin sehingga diharapkan tahun ini angka partisipasi sekolah 12 tahun meningkat," jelasnya.
Dedi menambahkan, sekolah negeri secara otomatis sudah bebas biaya karena dikelola langsung oleh pemerintah. Namun karena daya tampung sekolah negeri terbatas, pemerintah juga akan memberikan subsidi penuh kepada siswa miskin di sekolah swasta.
"Kalau negeri kan sudah otomatis gratis, tapi kan tidak semua warga miskin bisa masuk negeri pasti ada yang masuk swasta sehingga pemerintah menjamin pendidikan gratis untuk masyarakat miskin yang di sekolah swasta," tegasnya.
Selain sektor pendidikan, dalam rapat tersebut disepakati juga pergeseran dan realokasi anggaran untuk mendukung program prioritas lain, seperti infrastruktur, kesehatan, penanganan bencana, dan pengelolaan sampah serta lingkungan hidup.
"Sebagaimana yang menjadi rekomendasi Pansus LKPJ tadi yaitu di peningkatan belanja infrastruktur, belanja pendidikan, kesehatan, realokasi penanganan bencana, belanja penanganan sampah, lingkungan hidup dan postur lainnya," ujar KDM. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!