Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Gubernur Jabar Larang PR untuk Siswa, Fokus ke Calistung

Desi Rossilawati
Sabtu, 15 Maret 2025 | 19:00 WIB
Bagikan
Gubernur Jabar Larang PR untuk Siswa, Fokus ke Calistung
VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana untuk mengubah kurikulum pendidikan di tingkat sekolah dasar (SD) dengan menghapus pekerjaan rumah (PR) bagi siswa. Ia menegaskan bahwa seluruh pelajaran harus diselesaikan di sekolah, sehingga anak-anak tidak lagi terbebani PR setelah pulang ke rumah. "Habiskan seluruh pelajaran di sekolah. Tidak boleh anak-anak pulang ke rumah ditumpuki PR karena PR itu bertentangan dengan spirit pendidikan," ujar Dedi Mulyadi, seperti dilansir dari akun Instagramnya, Sabtu (15/3/2025). Menurutnya, PR justru mengalihkan peran anak di rumah yang seharusnya membantu orang tua dalam berbagai pekerjaan domestik. "Bertentangan karena judulnya juga pekerjaan rumah. Bersihkan kamar itu pekerjaan rumah, bersihin toilet, nyuci, setrika, masak, kasih makan sapi, ayam, ikan, itu pekerjaan rumah," jelasnya. "Tapi kalau dari sekolah di bawa ke rumah itu bukan pekerjaan rumah, tapi pekerjaan sekolah, karena itu pekerjaan sekolah ya kerjakan, selesaikan di sekolah," sambung Dedi. Selain penghapusan PR, Dedi juga ingin mengurangi beban mata pelajaran agar siswa tidak mengalami penumpukan materi. Ia berencana berkomunikasi dengan Kementerian Pendidikan Nasional untuk membahas perubahan kurikulum ini. "Saya ingin sekolah tidak terjadi penumpukan pelajaran, nanti saya komunikasi dengan Kemendiknas." tambahnya. Dalam konsep kurikulum baru ini, pendidikan di SD akan lebih fokus pada keterampilan dasar, yaitu membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Dedi juga menegaskan bahwa metode calistung harus dilakukan secara manual, tanpa bantuan gadget atau perangkat digital. Hal ini bertujuan untuk melatih ketahanan fisik, motorik tangan, serta perkembangan otak kiri anak. "Calistung manual, nggak boleh pake hp, perangkat digital, karena otak kirinya lagi dilatih karenanya harus sabar. Dia sedang melatih ketahanan tangan, fisik, otak," tutupnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.