Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026 Kertajati Disiapkan Jadi MRO Pesawat Tempur TNI 20 Aug 2026 Bandung Creative Hub, Ruang Gratis Lahirkan Talenta Kreatif 20 Aug 2026 Peraturan Dana Jurnalisme Didorong Segera Disahkan Dewan Pers 20 Aug 2026 Cetak Generasi Petani Masa Depan, University of Melbourne Gandeng IPB dan UGM 20 Aug 2026 tridorian Buka Experience Center Gemini Enterprise di Singapura 20 Aug 2026 Garam Himalaya vs Laut, Mana Lebih Sehat? 20 Aug 2026 Transjakarta Alihkan Koridor 13 Imbas Kendala Teknis di Petukangan 20 Aug 2026 Review Harusnya Horor, Reza Arap Bawa AAA Clan ke Bioskop 20 Aug 2026 Indonesia-Kamboja Bentuk 'Indonesia Desk', Perangi Jaringan Scam Lintas Negara 20 Aug 2026 Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026 Kertajati Disiapkan Jadi MRO Pesawat Tempur TNI 20 Aug 2026 Bandung Creative Hub, Ruang Gratis Lahirkan Talenta Kreatif 20 Aug 2026 Peraturan Dana Jurnalisme Didorong Segera Disahkan Dewan Pers 20 Aug 2026 Cetak Generasi Petani Masa Depan, University of Melbourne Gandeng IPB dan UGM 20 Aug 2026 tridorian Buka Experience Center Gemini Enterprise di Singapura 20 Aug 2026 Garam Himalaya vs Laut, Mana Lebih Sehat? 20 Aug 2026 Transjakarta Alihkan Koridor 13 Imbas Kendala Teknis di Petukangan 20 Aug 2026 Review Harusnya Horor, Reza Arap Bawa AAA Clan ke Bioskop 20 Aug 2026 Indonesia-Kamboja Bentuk 'Indonesia Desk', Perangi Jaringan Scam Lintas Negara 20 Aug 2026

GIFA-METEC 2026 Dorong Hilirisasi Industri Logam Indonesia

ED
PN
Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:33 WIB
Bagikan
GIFA-METEC 2026 Dorong Hilirisasi Industri Logam Indonesia

[Ki-Ka] Dadang Asikin (Ketua GAMMA), Lars Wismer (Managing Director Messe Düsseldorf Asia), Lia Indriasari (Country General Manager PT Pamerindo Indonesia), Iwan Lukito (Wakil Ketua Umum APLINDO). /visi.news/ist

VISI.NEWS – Perkembangan industri logam dan agenda hilirisasi Indonesia mendorong kebutuhan yang semakin besar terhadap teknologi, keahlian rekayasa, serta kemitraan internasional untuk memperkuat rantai nilai industri dari hulu hingga hilir.

Momentum tersebut akan dihadirkan melalui GIFA dan METEC Indonesia 2026 yang kembali mempertemukan pelaku industri pengecoran logam, metalurgi, pengolahan aluminium, besi dan baja, hingga berbagai sektor manufaktur hilir.

Diselenggarakan Messe Düsseldorf Asia bersama PT Pamerindo Indonesia yang merupakan bagian dari Informa Markets, GIFA dan METEC Indonesia 2026 memasuki penyelenggaraan edisi ketiga pada 9–12 September 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.

Pameran ini diproyeksikan diikuti sekitar 260 perusahaan peserta dan menarik sekitar 6.000 pengunjung profesional. Berbagai teknologi yang ditampilkan mencakup pengecoran logam, metalurgi, besi dan baja, logam non-ferrous, fabrikasi, otomasi, hingga teknologi manufaktur berkelanjutan.

Menghubungkan Rantai Nilai Industri Logam

GIFA Indonesia akan menampilkan teknologi dan solusi di sektor pengecoran logam, mulai dari proses peleburan, pembuatan cetakan dan coremaking, simulasi, otomasi, hingga pengujian.

Sementara itu, METEC Indonesia berfokus pada teknologi metalurgi dan produksi logam, termasuk pengolahan besi dan baja, logam non-ferrous, teknologi tungku, refractory, pengerolan, pembentukan logam, pengendalian proses, hingga rekayasa pabrik.

Kehadiran kedua pameran secara bersamaan menjadi penting karena mempertemukan berbagai mata rantai industri. Produsen, pengembang proyek, pemasok teknologi, perusahaan engineering, hingga pemangku kepentingan dapat mengeksplorasi solusi mulai dari pengolahan bahan baku sampai menghasilkan produk jadi yang siap digunakan oleh industri.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.