REFLEKSI | Gelar Abu Jahal

ED
Sabtu, 16 April 2022 | 07:30 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Gelar Abu Jahal

Lalu seperti apa peran Abu Jahal di era kekinian ? Perannya selalu akan sama dengan karakter Abu Jahal masa lalu di jaman Nabi SAW, ia membenci proses menuju upaya perbaikan.

Apapun yang bisa ditunjukan sebagai suatu upaya kemajuan yang sudah dicapai, walau dengan bukti nyata, dan sangat kongkrit, ia akan selalu menolak itu ! Lihat point' 1 sampai 9 yang penulis nukilkan dari perbendaharaan surat di Al Quran.

Jadi, apapun yang sudah baik dilakukan oleh Nabi SAW di jamannya, dan oleh umaro di masa ini, akan selalu dianggap sebuah kehancuran, tidak ia percayai, dianggap merugikan, dan mengatasnamakan rakyat, ia bisa berkata, "Indonesia akan tengelam!" padahal, upaya mengejar ketertinggalan Negeri ini, terus digenjot dan dibenahi kekusutannya.

Peran Abu Jahal dari masa ke masa, telah digambarkan dalam nukilan ayat di surat-surat yang ada dalam Al Qur'an. Seperti jaman Nabi SAW, kita ada di dua kubu yang saling bersebrangan.

Ada kubu Abu Jahal dimasa lalu, dengan kubu Nabi SAW. Ada kubu Abu Jahal masa kini, dengan kubu umara. Dua-duanya saling berhadapan, tinggal bisa saja kita akan dikagetkan oleh pekikan perang saudara, yang akan gelorakan di inisiasi dari kalangan Abu Jahal. Siapapun itu orangnya, pada saatnya kita akan tahu dan faham.

Dalam Al-Kitab dan As-Sunnah, diantaranya Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri diantara kamu.” (Q.S. An-Nisa’ : 59)

Dan Abu Jahal, akan selalu menentang Nabi SAW di jamanya, di era kini, Abu Jahal akan menentang umara...

Siapa Abu Jahal sesungguhnya di masa kini ? Hanya Allah yang akan menjawabnya ! Dan sejarah akan mencatat kebodohannya !

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.