Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Geger Pemuda Sukabumi Ngaku jadi Korban Kejahatan Jalanan, Ternyata Ini Faktanya!

Desi Rossilawati
Minggu, 5 Januari 2025 | 10:06 WIB
Bagikan
Geger Pemuda Sukabumi Ngaku jadi Korban Kejahatan Jalanan, Ternyata Ini Faktanya!

VISI.NEWS | SUKABUMI - M Sahrul seorang pemuda di Kabupaten Sukabumi, mengaku menjadi korban kejahatan jalanan. Dia yang membonceng temannya diadang gerombolan bermotor di wilayah Kecamatan Caringin, pada Jumat (3/1/2025) malam.

Temannya selamat karena berhasil menyelamatkan diri, namun tidak dengan Sahrul. Pemuda berusia 23 tahun yang beralamat di Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, itu dibacok dengan luka di kening serta kaki. Bahkan motor matik yang dikendarainya nyaris dibegal.

Kejadian yang diceritakan Sahrul kepada media ini kemudian viral di media sosial. Tak lama setelah viral, terungkap kalau yang dialami Sahrul hanya rekayasa saja. Semua terbongkar ketika Polsek Caringin melakukan pendalaman atas kejadian itu.

Kapolsek Caringin Ipda Sugiarto mengatakan awalnya pihak kepolisian mendapatkan informasi adanya keributan di wilayah Desa Caringin Kulon, Kecamatan Caringin pada Jumat malam pukul 21.09 WIB. Selanjutnya anggota polsek datang ke lokasi untuk cek KTP dan disana ada 2 sepeda motor yang ditinggalkan oleh pemiliknya.

Lalu pada Sabtu (4/1/2025) dini hari ada informasi dugaan pembegalan di lokasi yang sama dengan korban Sahrul. Polisi pun melakukan penyelidikan dan terungkap kalau kejadian pembacokan dan pembegalan itu tidak terjadi.

“Ternyata yang Jumat malam terjadi keributan tersebut adalah konvoi sekelompok pemuda dari daerah Cibadak menuju ke Caringin. Karena kebut-kebutan sehingga diberhentikan oleh warga namun karena takut mereka pada lari dan ada yang terjatuh yaitu Sahrul. Sahrul pun sempat lari ke jurang dan jatuh lagi,” kata Sugiarto.

“Pernyataan yang disampaikan yang bersangkutan tidak benar atau hoaks. Karena pernyataan itu disampaikan yang bersangkutan dalam keadaan kurang sadarkan diri,” imbuh Sugiarto.

Adapun luka di kening dan kaki itu akibat terjatuh dari motor dan saat di jurang. Mengenai 2 motor yang ditemukan di lokasi, itu adalah milik Sahrul dan temannya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.