Geger Pemuda Sukabumi Ngaku jadi Korban Kejahatan Jalanan, Ternyata Ini Faktanya!
VISI.NEWS | SUKABUMI - M Sahrul seorang pemuda di Kabupaten Sukabumi, mengaku menjadi korban kejahatan jalanan. Dia yang membonceng temannya diadang gerombolan bermotor di wilayah Kecamatan Caringin, pada Jumat (3/1/2025) malam.
Temannya selamat karena berhasil menyelamatkan diri, namun tidak dengan Sahrul. Pemuda berusia 23 tahun yang beralamat di Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, itu dibacok dengan luka di kening serta kaki. Bahkan motor matik yang dikendarainya nyaris dibegal.
Kejadian yang diceritakan Sahrul kepada media ini kemudian viral di media sosial. Tak lama setelah viral, terungkap kalau yang dialami Sahrul hanya rekayasa saja. Semua terbongkar ketika Polsek Caringin melakukan pendalaman atas kejadian itu.
Kapolsek Caringin Ipda Sugiarto mengatakan awalnya pihak kepolisian mendapatkan informasi adanya keributan di wilayah Desa Caringin Kulon, Kecamatan Caringin pada Jumat malam pukul 21.09 WIB. Selanjutnya anggota polsek datang ke lokasi untuk cek KTP dan disana ada 2 sepeda motor yang ditinggalkan oleh pemiliknya.
Lalu pada Sabtu (4/1/2025) dini hari ada informasi dugaan pembegalan di lokasi yang sama dengan korban Sahrul. Polisi pun melakukan penyelidikan dan terungkap kalau kejadian pembacokan dan pembegalan itu tidak terjadi.
“Ternyata yang Jumat malam terjadi keributan tersebut adalah konvoi sekelompok pemuda dari daerah Cibadak menuju ke Caringin. Karena kebut-kebutan sehingga diberhentikan oleh warga namun karena takut mereka pada lari dan ada yang terjatuh yaitu Sahrul. Sahrul pun sempat lari ke jurang dan jatuh lagi,” kata Sugiarto.
“Pernyataan yang disampaikan yang bersangkutan tidak benar atau hoaks. Karena pernyataan itu disampaikan yang bersangkutan dalam keadaan kurang sadarkan diri,” imbuh Sugiarto.
Adapun luka di kening dan kaki itu akibat terjatuh dari motor dan saat di jurang. Mengenai 2 motor yang ditemukan di lokasi, itu adalah milik Sahrul dan temannya.
Menurut Sugiarto, cerita pembacokan serta pembegalan yang disampaikan Sahrul itu membuat resah warga Caringin. Sehingga dengan terungkapnya kejadian ini, kita menyampaikan kepada masyarakat bahwa wilayah hukum Polsek Caringin kondusif dan aman,” ujarnya. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!