Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 SMA Taruna Nusantara Buka Rekrutmen P3 2026, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 SMA Taruna Nusantara Buka Rekrutmen P3 2026, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Gaji dan THR = Rejeki Nomplok atau Bukan?

ED
Jumat, 5 April 2024 | 18:22 WIB
Bagikan
Gaji dan THR = Rejeki Nomplok atau Bukan?

VISI.NEWS | BANDUNG - Menjelang buka puasa, kurang lengkap rasanya kalau belum beli takjil. Meski harus bersikut-sikutan dengan pembeli lain, namun takjil war nampaknya menjadi cherry on top di bulan Ramadan tahun ini.

Ngomong-ngomong soal bulan Ramadan, nampaknya takjil bukanlah satu-satunya hal yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat yang merayakannya. Selain takjil war dan tren bukber dengan dresscode kostum-kostum unik, Tunjangan Hari Raya atau THR merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu di bulan penuh berkah ini.

Kalo dikasih THR, siapa sih yang bakal nolak? Lumayan kan untuk makan cantik bareng teman-teman dan check-out keranjang e-commerce mu yang isinya sudah melebihi 99+ barang itu.

Munculnya ajakan bukber sepulang kantor yang terus menerus berlangsung tentu berpengaruh terhadap lifestyle dan bagaimana caramu mengelola keuangan, lho. Jelas aja! Kalau setiap hari diajak bukbernya di kawasan ibukota, bisa-bisa akhir bulan cuman makan mie instan aja setiap hari! Nggak mau dong tentunya makan makanan yang itu-itu aja dan bisa berdampak pada munculnya penyakit usus buntu. So, untuk kalian para kaum FOMO, yuk bisa yuk coba ubah mindset dan mulai mengurangi gaya hidup konsumtif hanya karena ikut-ikutan temen.

Belum lama ini, Unit Usaha Syariah OCBC mengadakan live podcast Sharia Corner, dengan mengangkat tema ‘Gaji + THR Cuma Numpang Lewat? Coba Kelola Biar Untung dan Berkah’. Podcast ini menghadirkan narasumber untuk membagikan tips cara mengatur keuanganmu dengan cermat namun tetap bisa kamu rasakan manfaatnya dengan baik.

Berikut 3 tips ‘THR’ yang dapat kamu terapkan!

T(erapkan goals keuangan mu) Setiap orang pasti punya tujuan keuangannya masing-masing, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuan keuangan atau financial goals merupakan hal-hal yang ingin dicapai dan berorientasi pada keuangan. Sesuai dengan namanya, hal ini merupakan sebuah pencapaian di masa yang akan datang dan sudah direncanakan sejak saat ini.

Dengan mendapatkan gaji dan THR secara berkala, kamu bisa memanfaatkan pendapatan tersebut untuk nge-boost tujuan keuanganmu, lho. Sebagai contoh, misalnya kamu memiliki goal untuk membeli rumah 10 tahun lagi, namun jika gaji dan THR mu selalu kamu sisihkan sebagian untuk ditabung, bisa saja kamu mampu membeli rumah yang kamu inginkan dalam waktu 5 tahun saja. Jadi, dengan memiliki gaya hidup yang disesuaikan dengan budget, kamu bisa mencapai goals mu pada jangka waktu yang lebih cepat dari dugaanmu!

H(adapi Godaan dengan memperbaiki Mindsetmu) Hayo siapa yang sering tergoda membeli suatu barang hanya karena barang tersebut menarik, padahal sebenarnya tidak diperlukan? Hal ini dikenal dengan istilah impulsive buying dan menjadi ‘penyakit’ yang akhir-akhir ini dialami banyak orang. Sifat konsumtif memang sulit untuk dihilangkan, namun dengan menyusun skala prioritas, kamu bisa menentukan wants dan needs sejak awal untuk mempermudahmu dalam mengelola keuanganmu, lho.

Dengan mendapatkan gaji secara rutin setiap bulan dan THR setiap tahunnya, hal ini membuat keduanya merupakan pendapatan rutin yang seharusnya dimasukkan ke budgeting secara berkala. Jadi jangan dianggap sebagai ‘rejeki nomplok’ yang langsung dihabiskan saat itu juga. Karena dengan begitu, kamu jadi hanya bisa hidup bergantung pada gaji dan THR yang akan diberikan secara berkala. Padahal pendapatan tersebut bisa kamu tabung dan sisihkan untuk dana cadangan, yang dapat membantumu ketika mengalami situasi darurat.

Untuk para kaum FOMO mending lurusin dulu niat dan hatimu dalam mengatur keuangan agar cermat dalam melakukan pengeluaran dan nggak tergoda untuk melakukan impulsive buying karena ikut-ikutan orang lain. Belum tentu dampak yang baik untuk mereka juga berdampak baik untuk kamu, lho. So, daripada spending mu hanya untuk shopping hal-hal yang nggak penting-penting banget, mending didonasiin untuk sedekah kepada orang-orang yang lebih membutuhkan!

R(encanakan Keuangan mu) Financial planning merupakan strategi yang mempermudahmu dalam membuat perencanaan keuangan untuk mencapai tujuan keuanganmu. Dengan tujuan keuangan yang beragam seperti menyusun dana cadangan, berinvestasi, membangun rumah, membayar utang, hingga mempersiapkan dana pensiun, tentu memerlukan perencanaan yang matang agar gaji dan THR mu dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

Manfaat utama dari perencanaan keuangan yaitu memberikan kontrol yang lebih baik terhadap keuangan pribadi. Dengan begitu, kamu dapat mengurangi pemborosan dan mengelola keuangan dengan lebih efisien. Nggak ada salahnya kok self-reward untuk diri sendiri, tapi jangan sampai hal ini jadi alasanmu setiap kali melakukan pengeluaran ya!

So, sudah paham kan gimana cara mengelola gaji dan THR mu sehingga bisa tetap kamu nikmati sambal mencapai goals mu? Setelah mendapatkan gaji dan THR jangan langsung dihabiskan saat itu juga! Selain ditabung, kamu dapat menyisihkan pendapatanmu untuk hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain, untuk investasi di dunia akhirat nanti. Dengan meluruskan hati dan niat, percayalah bahwa pengelolaan keuanganmu pasti dapat bermanfaat dengan sebaik mungkin.

@mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.