Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Fortusis Desak Gubernur Jabar Ambil Tindakan Terkait Dugaan Gratifikasi di SMKN 7 Bandung

Desi Rossilawati
Selasa, 29 Juli 2025 | 11:45 WIB
Bagikan
Fortusis Desak Gubernur Jabar Ambil Tindakan Terkait Dugaan Gratifikasi di SMKN 7 Bandung
VISI.NEWS | BANDUNG - Forum Orangtua Siswa (Fortusis) Jawa Barat mendesak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk segera melakukan tindakan terhadap sejumlah pihak yang diduga melakukan gratifikasi di lingkungan SMKN 7 Bandung. "Ini informasi temuan inspektorat yang jelas dengan dokumen barang bukti nya, ada sejumlah Perusahaan Otobus (PO) pariwisata yang melakukan suap menyuap kepada pihak sekolah, salah satunya ke SMKN 7 Bandung, nah ini harusnya pak Gubernur segera melakukan punishment," kata ketua Fortusis Jabar Dwi Soebawanto, Selasa (28/7/2025). Ia memaparkan bahwa dugaan gratifikasi diperkirakan mencapai Rp 270 juta, dari sejumlah PO hanya untuk tahun 2025. "Ini sudah jelas, tahun ini saja nilainya sudah besar, tahun-tahun sebelumnya ini gimana, lalu ya nanti mekanisme diantaranya ada yang uang cash dan seremonial semacam piagam/penghargaan yang nantinya diberikan kepada anak didik, entah itu bungkusnya stoudy tour, outing class dan lain-lain," ucapnya. Selain itu, Dwi menyatakan bahwa tidak hanya 'bisnis gelap' jual beli bangku kelas saja yang terjadi, tetapi proyek seperti ini luput dari pengawasan pemerintah maupun aparat penegak hukum. "Kalau bahasa proyek kan harus ikut tender, nah ini kan disuap diawal lalu menang proyek nya, seperti itu terus-menerus apa bukan perbuatan melanggar hukum?," ujarnya. Fortusis berharap ada langkah dan tindakan yang diambil oleh pihak terkait atas informasi ini. "Harus diusut, jangan sampai tidak selesai apalagi tidak ada tindak lanjut," pungkasnya. @gvr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.