Fitur yang Dinanti, DANA x Tokocrypto dan TKO Burn dalam News Flash
VISI.NEWS | JAKARTA - Di tengah perkembangan aset kripto di tanah air, kini telah hadir pemain aset kripto baru yang memberikan kemudahan berinvestasi aset digital bitcoin sambil bermain game bernama Tokenoid.
Aset kripto mulai menjadi tren serta memberikan opsi dan ruang bagi peserta kreatif, baik gamers maupun pelaku seni untuk berinvestasi dalam aset digital. Tidak hanya itu, Tokenoid juga mengizinkan pengembang NFT (Non-Fungible Token) untuk memperdagangkan karyanya.
Menyatukan blockchain dan game di ranah cryptocurrency bukanlah hal baru. Namun, Tokenoid hadir sebagai token yang dikembangkan di Indonesia dengan tulang punggung komunitas game yang kuat.
FATF: Panduan untuk Penyedia Layanan Aset Virtual
Pada tanggal 28 Oktober 2021, Financial Action Task Force (FATF) yang merupakan organisasi global anti-money laundering and counter-terrorism financing (AML/CTF) telah memperbarui panduan untuk penyedia layanan aset virtual. Panduan yang sebelumnya diterbitkan pada tahun 2019, mengharuskan negara untuk menilai dan mengurangi risiko yang terkait dengan penyedia layanan aset virtual (VASP) yang beroperasi di yurisdiksi masing-masing dengan membuat penyedia ini diawasi atau dipantau oleh otoritas pengatur nasional yang kompeten dan relevan. Untuk panduan selengkapnya dapat dibaca disini.
Sebagai entitas pertama di Indonesia yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (BAPPEBTI) pada November 2019, kepatuhan terhadap peraturan selalu menjadi keunggulan Tokocrypto. Selain itu, Tokocrypto sejak Februari 2020 bermitra dengan Merkle Science yang merupakan platform intelijen dan risiko kripto prediktif terkemuka yang berbasis di Singapura untuk mendeteksi, menyelidiki, dan mencegah penggunaan aset kripto secara ilegal seperti untuk tujuan pencucian uang atau pendanaan terorisme di dalam bursa.
Menurut CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, Fase TKO burn dapat dijadikan kesempatan bagi para user untuk mengakumulasi kepemilikan TKO-nya. “Token burn akan kami lakukan rutin setiap quarter demi mempertahankan tingkat inflasi TKO sebagai kelanjutan dari kebijakan kami dalam rangka mengoptimalkan nilai dan potensi TKO Token, " ungkapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!