FFB ke-39: Pangku Jadi Film Terpuji, Christine Hakim Raih Lifetime Achievement
“Film hadir menjadi jendela bagi sebuah bangsa,” kata Farhan.
Ia juga menilai perkembangan film di Bandung tidak dapat dipisahkan dari ekosistem seni dan ekonomi kreatif yang telah tumbuh selama bertahun-tahun. Film, kata dia, merupakan hasil pertemuan berbagai cabang kreativitas, mulai dari desain, seni rupa, musik, teater, tari, hingga teknologi.
“Di Bandung, film itu nanti keluarnya di ujung. Di tengah-tengahnya dibangun oleh musik, oleh teater, oleh tari,” ujar Farhan.
Dalam penyelenggaraan FFB ke-39, penghargaan Terpuji diberikan dalam berbagai kategori yang mencakup film Indonesia, serial web, dan serial televisi. Penghargaan juga diberikan kepada para aktor, sutradara, penulis skenario, hingga pekerja di balik layar.
Pada kategori film Indonesia, selain Pangku sebagai Film Indonesia Terpuji, penghargaan Pemeran Utama Wanita Terpuji diberikan kepada Claresta Taufan untuk Pangku. Kategori Pemeran Utama Pria Terpuji diraih Jared Ali melalui Children of Heaven dan Reza Rahadian melalui Semua Akan Baik-Baik Saja.
Reza Rahadian juga meraih penghargaan Sutradara Terpuji Film Indonesia melalui Pangku.
Meriam Bellina dinobatkan sebagai Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Film Indonesia berkat perannya dalam Senin Harga Naik. Sementara penghargaan Pemeran Pembantu Pria Terpuji diberikan kepada Aming melalui Ghost in the Cell.
Pada kategori penulisan, Johanna Wattimena dan Bernardus Raka meraih penghargaan Penulis Skenario Terpuji Film Indonesia untuk Nobody Loves Kay.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!