FBI Selidiki Dugaan Teror dalam Penembakan Massal di Austin, Tiga Tewas dan 14 Luka-Luka

ED
Senin, 2 Maret 2026 | 13:05 WIB
Bagikan
FBI Selidiki Dugaan Teror dalam Penembakan Massal di Austin, Tiga Tewas dan 14 Luka-Luka

VISI.NEWS | BANDUNG — Biro Investigasi Federal Amerika Serikat atau Federal Bureau of Investigation (FBI) tengah menyelidiki kemungkinan keterkaitan terorisme dalam insiden penembakan massal yang terjadi pada Minggu dini hari di Austin, Texas. Peristiwa tersebut menewaskan tiga orang dan melukai 14 lainnya, menjadikannya salah satu penembakan paling mematikan di Amerika Serikat tahun ini.

Kepolisian setempat menyatakan pelaku, seorang pria, tewas dalam baku tembak dengan aparat di lokasi kejadian. Dua korban lainnya meninggal dunia akibat serangan tersebut, sementara 14 orang dilarikan ke rumah sakit, dengan tiga di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Seorang pejabat penegak hukum mengatakan kepada Reuters bahwa pelaku mengenakan kaus bergambar bendera Iran dan sweatshirt bertuliskan “Property of Allah.” Pelaku diidentifikasi sebagai Ndiaga Diagne, pria berusia 53 tahun yang merupakan warga negara Senegal yang telah dinaturalisasi menjadi warga negara Amerika Serikat. Hingga kini, aparat belum secara resmi merilis identitas pelaku maupun motif pasti di balik aksinya.

Alex Doran, pejabat sementara yang menjabat sebagai agen khusus penanggung jawab kantor lapangan FBI di San Antonio, menyatakan terdapat sejumlah indikasi yang mengarah pada kemungkinan keterkaitan dengan terorisme.

“Ada indikator pada diri subjek dan di dalam kendaraannya yang menunjukkan adanya potensi hubungan dengan terorisme,” ujar Doran dalam konferensi pers pada Minggu.

Investigasi dilakukan oleh Satuan Tugas Gabungan Antiteror FBI yang bekerja sama dengan Kepolisian Austin. Tim respons barang bukti serta unit forensik digital dari FBI juga diterjunkan untuk mendalami kasus tersebut.

Peristiwa berdarah itu terjadi di luar Buford’s, sebuah bar populer di kawasan West 6th Street, Austin, yang dikenal sebagai pusat hiburan malam dan musik kota tersebut. Menurut Kepala Kepolisian Austin, Lisa Davis, pelaku mengendarai SUV dan berputar beberapa kali di sekitar blok tempat bar itu berada. Pada satu titik, pelaku menyalakan lampu hazard, menurunkan kaca jendela, lalu menembakkan pistol ke arah pengunjung yang berada di teras dan depan bar.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.