Farhan Minta Tirtawening Benahi Keuangan, Manajemen Baru Diminta Langsung Bekerja
“Jadi masing-masing divisi bisnis punya rekening sendiri-sendiri yang tidak terkonsolidasi ke dalam rekening perusahaan induk. Kan aneh. Tidak boleh seperti itu,” lanjut Farhan.
Menurut dia, kondisi tersebut perlu segera diperbaiki agar arus keuangan perusahaan dapat dipantau dan dikelola secara terintegrasi. Konsolidasi keuangan juga menjadi bagian penting dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan daerah.
Target Dividen Rp16 Miliar hingga 2031
Farhan mengatakan, pembenahan internal tersebut tidak terlepas dari target kinerja yang harus dicapai Perumda Tirtawening. Salah satu target yang tercantum dalam kontrak kinerja perusahaan berkaitan dengan dividen untuk Pemerintah Kota Bandung.
Ia menyebut target dividen Perumda Tirtawening hingga 2031 mencapai Rp16 miliar.
Meski demikian, Farhan menegaskan target perusahaan tidak hanya diukur dari besaran dividen. Pemerintah Kota Bandung masih akan mendorong sejumlah target lain melalui Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) perusahaan.
“Walaupun kontrak kinerja untuk dividennya hanya Rp16 miliar sampai 2031, tetapi pada praktiknya nanti target-target yang ingin kami angkat lewat rencana kerja dari perusahaan, RKA,” ujarnya.
Farhan juga mengungkapkan bahwa RKA Perumda Tirtawening untuk tahun 2027 hingga kini belum ditandatanganinya. Ia memilih mempelajari dokumen tersebut secara lebih mendalam sebelum memberikan persetujuan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!