Farhan Kawal Ketat SPMB Bandung 2026
Ilustrasi. /visi.news/ai
“Hindari manipulasi data dan berbagai penyimpangan yang mencederai kepercayaan masyarakat. Integritas adalah wajah kita semua,” katanya.
Selain transparansi, Farhan juga menyoroti pentingnya pelayanan humanis kepada masyarakat. Menurutnya, masa penerimaan sekolah menjadi periode penuh harapan sekaligus kecemasan bagi para orang tua.
Karena itu, pelayanan harus dilakukan dengan pendekatan yang ramah, jelas, informatif, dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi masyarakat.
Ia juga meminta seluruh unsur kewilayahan mulai dari kecamatan, kelurahan, RT/RW hingga Forkopimda ikut menjaga kondusivitas selama proses penerimaan berlangsung.
Tak hanya itu, penguatan sistem digital juga menjadi perhatian utama Pemkot Bandung. Farhan menilai digitalisasi dapat meminimalkan potensi manipulasi data dan memperkuat transparansi proses seleksi.
“Dengan sistem digital, risiko intervensi data menjadi jauh lebih kecil,” ujarnya.
Ajak Masyarakat Ikut Mengawasi
Di hadapan peserta sosialisasi, Farhan turut mengajak media massa, komite pendidikan, organisasi masyarakat, hingga komunitas warga untuk ikut menyebarluaskan informasi yang benar terkait SPMB 2026.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!