'Family Gathering' Komplek BBA, Begini Cara Ketua RW-11 Menyampaikan Program Bupati Bandung pada Warganya
VISI.NEWS | KAB.BANDUNG - Sebagai wujud syukur atas berhasilnya program pengurus di Komplek Bumi Baleendah Asri (BBA), Kabupaten Bandung, warga RW-11 menyelenggarakan acara 'Family Gathering' di Cibolang Hot Spring, Pangalengan. Acara yang diadakan pada akhir pekan ini dihadiri oleh hampir seluruh warga komplek dan berlangsung meriah.
Ketua RW-11 Komplek BBA, Nurmawan, S.E., dalam acara yang dipandu Sekretaris RW Jejen Jamaludin, menyampaikan bahwa acara ini merupakan agenda tahunan yang selalu dinanti oleh warga. "Acara ini bukan hanya kebetulan, tetapi sudah menjadi agenda rutin kami. Tujuannya untuk menyatukan warga dan menunjukkan rasa kebersamaan di lingkungan Komplek Bumi Baleendah Asri," ujar pria yang biasa disapa Mas Nur ini.
Nurmawan juga menjelaskan bahwa acara ini merupakan bentuk rasa syukur atas penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) dari komplek kepada pemerintah Kabupaten Bandung. "Alhamdulillah, PSU di komplek kami telah resmi diserahterimakan kepada pemerintah setelah menanti selama 25 tahun. Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati Bandung, Haji Dadang Supriyatna, yang telah mendukung dan mempermudah proses ini," tambahnya.
Harapan Terhadap Program PSPKB
Dalam kesempatan yang sama, Nurmawan juga mengungkapkan harapan warga terkait Program Strategis Prioritas Kabupaten Bandung (PSPKB) yang digagas oleh Bupati. "Kami berharap program PSPKB segera cair, sehingga dapat meng-cover seluruh aspek kebutuhan warga, baik itu pemberdayaan maupun pembangunan sarana-prasarana," ungkapnya.
Suksesnya Program Kurban dan BMT
Sementara itu, Asep Wahidin, Ketua Panitia Kurban sekaligus Ketua Baitul Mal Tamwil (BMT) Al Muttaqien, melaporkan bahwa antusiasme warga untuk berkurban pada Idul Adha 1445 H meningkat signifikan. "Tahun ini, warga menyumbangkan enam ekor sapi dan delapan ekor domba dengan total daging yang dibagikan mencapai 800 kilogram. Terima kasih atas partisipasi semua pihak," ujar Asep.
Asep juga menyebutkan bahwa BMT Al Muttaqien kini memiliki 106 anggota dengan modal yang diputar mencapai lebih dari 300 juta rupiah. "Nilai minimal pembiayaan untuk anggota telah meningkat menjadi Rp. 7 juta. Kami berharap BMT ini dapat semakin membantu warga yang membutuhkan pinjaman dana," tambahnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!