Evakuasi Truk Masuk Jurang di Pasuruan Dramatis! Terjatuh 40 Meter
VISI.NEWS | PASURUAN – Evakuasi truk masuk jurang di Pasuruan akhirnya berhasil dilakukan setelah upaya dramatis yang melibatkan puluhan warga Suku Tengger, petugas gabungan, serta alat berat. Proses evakuasi truk masuk jurang di Pasuruan tersebut berlangsung di Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, setelah sebuah truk terperosok ke jurang sedalam sekitar 40 meter akibat longsor yang dipicu hujan deras di kawasan perbukitan Gunung Bromo.
Proses evakuasi truk masuk jurang di Pasuruan ini berlangsung cukup menegangkan karena posisi kendaraan berada dalam kondisi terjungkal di lereng jurang. Setelah bekerja keras sejak pagi hari, bangkai truk akhirnya berhasil diangkat pada Selasa malam (3/3/2026) melalui kerja sama antara warga dan petugas yang menggunakan kendaraan derek.
Evakuasi Truk Masuk Jurang di Pasuruan Libatkan Puluhan Warga
Proses evakuasi truk masuk jurang di Pasuruan dilakukan secara gotong royong oleh puluhan warga Suku Tengger yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Mereka bekerja sama dengan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan serta tim dari Dinas Perhubungan Jawa Timur.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan dua metode, yakni secara manual menggunakan tenaga manusia dan menggunakan alat berat.
"Pertama, manual dengan tarikan puluhan warga. Kemudian, menggunakan alat berat kendaraan derek dari Dishub Jawa Timur sebagai penarik saat posisi truk sudah mendekati bibir jurang," kata Sugeng dikutip dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).
Menurut Sugeng, proses evakuasi truk masuk jurang di Pasuruan ini berlangsung sejak Selasa pagi dan baru berhasil diselesaikan pada malam hari.
Kendaraan Derek Jadi Kunci Evakuasi
Sugeng menjelaskan bahwa kendaraan derek yang didatangkan dari Surabaya menjadi faktor penting dalam proses evakuasi truk masuk jurang di Pasuruan. Hal ini karena bobot kendaraan yang sangat berat dan posisi truk yang terbalik di lereng jurang membuat proses evakuasi menjadi sangat sulit.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!