Enam Alasan Perlunya Mengungkap Motif Sambo

ED
Senin, 15 Agustus 2022 | 15:30 WIB
Bagikan
Enam Alasan Perlunya Mengungkap Motif Sambo

Satu hal yang pasti, dampak dari semua itu justeru menambah rusak harkat dan martabat Sambo. Tak hanya itu. Citra Polri pun dipandang masih melindungi oknum anggotanya yang sudah dinyatakan sebagai tersangka. Untuk itu, semakin cepat polisi mengumumkan motif perbuatan Sambo, makin cepat pula ketidakpastian dan keliaran tafsir maupun hoaks akan berkurang dan lantas hilang.

Kedua, polisi menyatakan biarkanlah pengadilan nanti yang akan mengungkapkan motif tindakan Sambo. Pilihan ini mengandung resiko yang besar. Kenapa? Jarak antara proses perkara di polisi, kemudian ke kejaksaan dan akhirnya ke pengadilan, relatif cukup lama. Publik atau masyarakat pasti menilai, selama kurun waktu itu telah terjadi “rekayasa” terhadap motif yang sebenarnya. Dengan demikian, masyarakat luas meragukan motif yang diungkapkan di pengadilan kelak, benar-benar motif yang sesungguhnya.

Terjadinya banyak kebohongan dalam kasus ini, menumbuhkan antipati masyarakat terhadap motif yang dikemukakan belakangan. Publik tak lagi mudah percaya yang nantinya tersuguhkan di pengadilan. Kalau dari awal ceritanya banyak kebohongan dan ada yang disembunyikan, pastilah yang muncul di pengadilan sudah hasil rekayasa yang tidak dipercaya. Oleh karena itu, meski sudah diungkapkan di pengadilan, publik masih menyimpan keyakinan, motif yang sebenarnya masih tetap ditutup-tutupi. Makanya bukan tidak mungkin, setelah diungkapkan di pengadilan motif perbuatan Sambo, selain menjadi tidak dipercaya bakal muncul lagi analisis-analisis baru, persepsi-peraepsi baru, komentar-komentar baru dan hoak-hoak baru, yang mengatasnamakan “yang sesungguhnya terjadi.”

Walhasil, pengungkapan motif di pengadilan tidak meredakan persepsi, analisis, dan dugaan apa motif perbuatan Sambo. Terjadi lagi ketidakpastian yang lagi-lagi merugikan Sambo dan polisi sendiri. Ini juga membuktikan, semakin cepat pengungkapan motif tindakan Sambo, akan menghasilkan suasana yang semakin baik.

Ketiga, dengan tidak menjelaskan apa motif tindakan Sambo yang oleh sementara kalangan dinilai “sadis,” polisi mudah didakwa telah berlaku diskriminatif. Kenapa jika untuk masyarakat umum, termasuk beberapa tokoh, selalu diumumkan motifnya, sedangkan untuk Sambo tidak? Kenapa polisi membedakan Sambo dengan yang lainnya? Kenapa polisi diskriminasi, padahal di depan hukum semua subjek hukum sama? Dampaknya citra polisi akan tercoreng.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.