Empat Tahun Tanpa Titik Damai: Mengapa Perang Rusia–Ukraina Kian Sulit Dihentikan?
Konflik ini telah menjadi ajang perebutan pengaruh antara Rusia dan negara-negara Barat. “Selama kepentingan strategis Rusia di kawasan Eropa Timur bertabrakan dengan ekspansi NATO, maka perdamaian akan sulit tercapai,” ujar pengamat geopolitik Eropa Timur, Dmytro Harkov, dalam wawancara terpisah.
Menurutnya, perang ini telah berkembang menjadi simbol pertarungan ideologi dan kekuatan global, sehingga penyelesaiannya tak bisa hanya dilakukan di meja perundingan dua negara.
Prospek Damai Masih Gelap
Dengan kedua belah pihak semakin keras mempertahankan tuntutan masing-masing, masa depan perdamaian terlihat semakin kabur. Baik Ukraina maupun Rusia sama-sama merasa tidak boleh menunjukkan kelemahan, terutama di tengah tekanan politik dalam negeri.
Seorang diplomat Eropa menyebut bahwa jalan damai masih sangat panjang. “Perang ini mungkin akan berakhir, tapi bukan dalam waktu dekat. Terlalu banyak pihak yang punya kepentingan di dalamnya,” katanya menekankan.
Sementara itu, dunia terus menyaksikan salah satu konflik paling menentukan dalam sejarah modern, tanpa tahu kapan dan bagaimana akhirnya perang ini akan berakhir.@fajar
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!