Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026

Dunia Internasional Mengecam, Taliban Larang Wanita Afghanistan Masuki Universitas

ED
Kamis, 22 Desember 2022 | 07:35 WIB
Bagikan
Dunia Internasional Mengecam, Taliban Larang Wanita Afghanistan Masuki Universitas

Sebagian besar universitas swasta dan pemerintah tutup selama beberapa minggu selama musim dingin, meskipun kampus umumnya tetap terbuka untuk mahasiswa dan staf.

Keputusan untuk melarang perempuan dari universitas datang Selasa malam dalam pengumuman singkat dari Neda Mohammad Nadeem, Menteri Pendidikan Tinggi.

"Anda semua diinformasikan untuk segera menerapkan perintah penangguhan pendidikan perempuan tersebut sampai pemberitahuan lebih lanjut," katanya.

'Sangat khawatir'

Reaksi internasional cepat karena PBB, AS dan Türkiye memimpin kecaman atas keputusan tersebut.

Menyuarakan keprihatinan atas keputusan tersebut dalam pernyataan tertulis, Kementerian Luar Negeri Türkiye mengatakan: "Kami sedih dan prihatin dengan larangan pendidikan bagi siswa perempuan di pendidikan tinggi di Afghanistan."

Ditekankan bahwa pendidikan adalah hak asasi manusia yang mendasar yang harus dimanfaatkan semua orang tanpa diskriminasi, atas dasar kesetaraan dan tidak seorang pun boleh dirampas darinya.

Kementerian meminta pihak berwenang Afghanistan untuk meninjau kembali keputusan tersebut dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.