Dunia Internasional Mengecam, Taliban Larang Wanita Afghanistan Masuki Universitas
Sebagian besar universitas swasta dan pemerintah tutup selama beberapa minggu selama musim dingin, meskipun kampus umumnya tetap terbuka untuk mahasiswa dan staf.
Keputusan untuk melarang perempuan dari universitas datang Selasa malam dalam pengumuman singkat dari Neda Mohammad Nadeem, Menteri Pendidikan Tinggi.
"Anda semua diinformasikan untuk segera menerapkan perintah penangguhan pendidikan perempuan tersebut sampai pemberitahuan lebih lanjut," katanya.
'Sangat khawatir'
Reaksi internasional cepat karena PBB, AS dan Türkiye memimpin kecaman atas keputusan tersebut.
Menyuarakan keprihatinan atas keputusan tersebut dalam pernyataan tertulis, Kementerian Luar Negeri Türkiye mengatakan: "Kami sedih dan prihatin dengan larangan pendidikan bagi siswa perempuan di pendidikan tinggi di Afghanistan."
Ditekankan bahwa pendidikan adalah hak asasi manusia yang mendasar yang harus dimanfaatkan semua orang tanpa diskriminasi, atas dasar kesetaraan dan tidak seorang pun boleh dirampas darinya.
Kementerian meminta pihak berwenang Afghanistan untuk meninjau kembali keputusan tersebut dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!