Dugaan Kekerasan Brutal di Lingkungan Kampus Undip, Proses Hukum Masih Bergulir

ED
Kamis, 5 Maret 2026 | 13:05 WIB
Bagikan
Dugaan Kekerasan Brutal di Lingkungan Kampus Undip, Proses Hukum Masih Bergulir

VISI.NEWS | SEMARANG – Dugaan tindak kekerasan yang melibatkan puluhan mahasiswa di lingkungan Universitas Diponegoro memicu perhatian publik. Seorang mahasiswa Program Studi Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya berinisial A (20) dilaporkan mengalami penganiayaan berat yang diduga dilakukan oleh sekitar 30 mahasiswa satu jurusan pada 15 November 2025.

Kasus ini mencuat ke publik setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi korban tersebar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, korban tampak mengalami luka di sejumlah bagian tubuh. Kuasa hukum korban, Zainal Abidin Petir, membenarkan peristiwa itu dan menyebut kliennya mengalami patah tulang hidung, gegar otak, serta gangguan saraf mata kiri.

Anak ini dihajar dari pukul 23.00 sampai 04.15 WIB. Akibatnya patah tulang hidung dan gegar otak,” ujar Zainal saat dikonfirmasi.

Menurutnya, peristiwa bermula ketika korban mendapat ajakan dari seorang rekan untuk datang ke sebuah rumah kos di kawasan Bulusan Utara, Tembalang, dengan alasan membicarakan rencana acara musik kampus. Namun setibanya di lokasi, korban justru diminta mengakui dugaan pelecehan terhadap seorang mahasiswi junior berinisial U.

Zainal menyebut tuduhan tersebut tidak berdasar.

“Tidak ada pelecehan. Korban hanya menggandeng tangan U di kampus dalam situasi ramai, itu pun dalam konteks mengajak diskusi tim sukses pemilihan ketua himpunan,” katanya.

Ketegangan yang semula berupa perdebatan disebut berubah menjadi kekerasan fisik. Seorang mahasiswa senior diduga memulai pemukulan, yang kemudian diikuti oleh mahasiswa lain secara bergantian. Kuasa hukum korban mengungkapkan kliennya dipukul, ditendang, hingga mengalami perlakuan tidak manusiawi lainnya sebelum akhirnya penganiayaan berhenti menjelang azan Subuh.

Korban sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit di Semarang sebelum dipindahkan ke Ambarawa untuk menjalani rawat inap selama beberapa hari.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.