Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Minggu 13 September 2026 13 Sep 2026 Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Picu Keluhan, Farhan Janji Kawal Keselamatan 12 Sep 2026 Gelombang Tinggi Dibalik Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda 12 Sep 2026 260 Warga Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo 12 Sep 2026 Drama Menit Akhir! Persija Bungkam Persib 2-1 di GBK 12 Sep 2026 Jurnalis Sukabumi Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Hilang 12 Sep 2026 Persib Bandung Tertinggal 0-1 dari Persija di Babak Pertama 12 Sep 2026 VinFast Siapkan 27 Showroom EV di Filipina 12 Sep 2026 Thailand Percepat Investasi Industri US$3,66 Miliar 12 Sep 2026 Kasus Dugaan Korupsi di BJB: Mengapa Ridwan Kamil Belum Tersangka? 12 Sep 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Minggu 13 September 2026 13 Sep 2026 Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Picu Keluhan, Farhan Janji Kawal Keselamatan 12 Sep 2026 Gelombang Tinggi Dibalik Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda 12 Sep 2026 260 Warga Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo 12 Sep 2026 Drama Menit Akhir! Persija Bungkam Persib 2-1 di GBK 12 Sep 2026 Jurnalis Sukabumi Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Hilang 12 Sep 2026 Persib Bandung Tertinggal 0-1 dari Persija di Babak Pertama 12 Sep 2026 VinFast Siapkan 27 Showroom EV di Filipina 12 Sep 2026 Thailand Percepat Investasi Industri US$3,66 Miliar 12 Sep 2026 Kasus Dugaan Korupsi di BJB: Mengapa Ridwan Kamil Belum Tersangka? 12 Sep 2026

Drama 120 Menit! Spanyol Rebut Mahkota Dunia

ED
PN
Senin, 20 Juli 2026 | 05:36 WIB
Bagikan
Drama 120 Menit! Spanyol Rebut Mahkota Dunia

Tendangan Lamine Yamal yang nyaris membuahkan gol. /tangkapan layar

Babak pertama berlangsung minim peluang. Spanyol memang lebih dominan, tetapi kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Argentina. Selain satu percobaan dari Mikel Oyarzabal, praktis tidak banyak ancaman berarti yang mengarah ke gawang Emiliano Martínez.

Argentina mendapat pukulan ketika bek Lisandro Martínez mengalami cedera. Setelah sebelumnya menerima kartu kuning akibat melanggar Oyarzabal, bek tengah tersebut memberi isyarat tidak mampu melanjutkan pertandingan dan digantikan Nicolás Otamendi sebelum turun minum.

Menurut catatan Opta, babak pertama final ini mencatat rekor yang tidak diinginkan. Selama 45 menit pertama hanya tercipta tiga tembakan tepat sasaran, menjadi jumlah paling sedikit dalam babak pertama final Piala Dunia sejak pencatatan statistik dimulai pada 1966. Lebih buruk lagi, Argentina sama sekali tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang babak pertama.

Memasuki babak kedua, Spanyol langsung mengancam melalui Álex Baena yang menerima umpan terobosan. Namun, penyelesaian akhirnya masih mampu digagalkan Emiliano Martínez. Di kubu Argentina, Leandro Paredes yang masuk sebagai pemain pengganti langsung tampil agresif dengan sejumlah pelanggaran keras hingga akhirnya menerima kartu kuning.

Pergantian pemain yang dilakukan Luis de la Fuente mulai mengubah jalannya pertandingan. Masuknya Ferran Torres dan Nico Williams membuat serangan Spanyol semakin hidup. Torres beberapa kali memperoleh peluang, termasuk melalui sundulan dari jarak dekat, tetapi Emiliano Martínez terus tampil luar biasa dengan serangkaian penyelamatan penting.

Lionel Messi yang sepanjang pertandingan nyaris tidak terlihat baru mendapat peluang menjelang akhir waktu normal. Kapten Argentina itu berhasil menemukan ruang tembak di depan kotak penalti, tetapi usahanya masih mampu diblok pemain belakang Spanyol. Di sisi lain, Nico Williams juga nyaris membawa Spanyol unggul melalui serangan balik cepat, namun kembali dimentahkan Martínez.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.