Drama 120 Menit! Spanyol Rebut Mahkota Dunia
Tendangan Lamine Yamal yang nyaris membuahkan gol. /tangkapan layar
Babak pertama berlangsung minim peluang. Spanyol memang lebih dominan, tetapi kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Argentina. Selain satu percobaan dari Mikel Oyarzabal, praktis tidak banyak ancaman berarti yang mengarah ke gawang Emiliano Martínez.
Argentina mendapat pukulan ketika bek Lisandro Martínez mengalami cedera. Setelah sebelumnya menerima kartu kuning akibat melanggar Oyarzabal, bek tengah tersebut memberi isyarat tidak mampu melanjutkan pertandingan dan digantikan Nicolás Otamendi sebelum turun minum.
Menurut catatan Opta, babak pertama final ini mencatat rekor yang tidak diinginkan. Selama 45 menit pertama hanya tercipta tiga tembakan tepat sasaran, menjadi jumlah paling sedikit dalam babak pertama final Piala Dunia sejak pencatatan statistik dimulai pada 1966. Lebih buruk lagi, Argentina sama sekali tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, Spanyol langsung mengancam melalui Álex Baena yang menerima umpan terobosan. Namun, penyelesaian akhirnya masih mampu digagalkan Emiliano Martínez. Di kubu Argentina, Leandro Paredes yang masuk sebagai pemain pengganti langsung tampil agresif dengan sejumlah pelanggaran keras hingga akhirnya menerima kartu kuning.
Pergantian pemain yang dilakukan Luis de la Fuente mulai mengubah jalannya pertandingan. Masuknya Ferran Torres dan Nico Williams membuat serangan Spanyol semakin hidup. Torres beberapa kali memperoleh peluang, termasuk melalui sundulan dari jarak dekat, tetapi Emiliano Martínez terus tampil luar biasa dengan serangkaian penyelamatan penting.
Lionel Messi yang sepanjang pertandingan nyaris tidak terlihat baru mendapat peluang menjelang akhir waktu normal. Kapten Argentina itu berhasil menemukan ruang tembak di depan kotak penalti, tetapi usahanya masih mampu diblok pemain belakang Spanyol. Di sisi lain, Nico Williams juga nyaris membawa Spanyol unggul melalui serangan balik cepat, namun kembali dimentahkan Martínez.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!