Dr. Bramastia: Wacana Duet Ganjar - Prabowo Bukti Kepanikan Menghadapi Anies Baswedan
“Dan apakah ada kemungkinan, ya mungkin-mungkin saja. Dinamika yang di politik ini selalu memungkinkan kita untuk bersilaturahmi dan bertemu dengan sesama anak bangsa,” ujar Puan Kamis (21/9/2023) lalu.
Sementara itu kemarin, Senin, 25 September 2023, Waketum DPP Partai Gerindra Habiburokhman berbicara kedekatan partainya dengan PDIP. Bahkan dia mengibaratkan PDIP seperti cinta pertama Gerindra. Kerja sama kedua partai pernah terjalin saat Pilpres 2009 dan ketika Pilgub DKI 2012 saat mengusung Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Oleh karena itu, Habiburokhman mengatakan, penyatuan capres Gerindra Prabowo dan capres PDIP Ganjar bukan hal yang mustahil.
Informasi lain soal isu duen Ganjar-Prabowo ini disampaikan politisi PDIP, Yohanes Aria Bima Trihastoto. Dia menjelaskan wacana duet Ganjar dan Prabowo ini dibahas internal partainya, terutama oleh Puan Maharani dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. “Baru wacana Mbak Puan, Pak Hasto. Eksekusinya belum,” katanya, seperti dikutip dari Tempo.
Namun dia mengatakan, keinginan untuk menduetkan Ganjar dan Prabowo itu atas pertimbangan untuk meredam konflik dan pemborosan biaya Pilpres 2024. Bukan karena pihaknya takut Ganjar kalah.
Dia pun yakin mantan Gubernur Jawa Tengah itu akan menang di putaran kedua. Putaran kedua terjadi kalau terdapat tiga pasangan calon di putaran pertama dan tidak ada yang memperoleh suara 50 persen plus 1.
“Sah-sah saja memberikan komentar demikian. Tapi kita yakin, kok, kita akan menang,” ucap Aria.
@mpa/kba
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!