DPR Soroti Sistem Perlindungan Anak Usai Tragedi Siswa SD di Ngada

ED
Kamis, 5 Februari 2026 | 08:04 WIB
Bagikan
DPR Soroti Sistem Perlindungan Anak Usai Tragedi Siswa SD di Ngada

“Saya sudah perintahkan Kapolres Ngada ke kediaman orang tua korban,” katanya di sela peresmian Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda NTT di Kupang, Rabu (4/2/2026).

Penyelidikan awal mengarah pada dugaan tekanan ekonomi sebagai salah satu faktor yang memengaruhi kondisi korban, meski polisi menegaskan proses pendalaman masih berlangsung.

“Motif utama karena hal itu namun masih didalami. Untuk sementara, sesuai dari hasil penyelidikan awal dan olah TKP karena kekecewaan tapi masih didalami lagi,” ujar Kapolda NTT.

Peristiwa ini menambah daftar panjang urgensi penguatan sistem perlindungan anak, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses layanan sosial dan pendidikan. DPR mendorong agar tragedi ini menjadi titik balik evaluasi menyeluruh, bukan sekadar berhenti pada simpati sesaat.

Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal sedang merasa sangat tertekan atau putus asa, penting untuk segera berbicara dengan orang dewasa yang dipercaya, keluarga, guru, atau tenaga kesehatan agar bisa mendapatkan bantuan. Kamu tidak harus menghadapi semuanya sendirian. @kanaya

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.