Dolar AS Nyaris Tembus Rp18.000, Rupiah Masih Tertekan
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)./visi.news/ist.
Meski demikian, Bank Indonesia optimistis stabilitas rupiah akan membaik seiring masuknya aliran modal asing dan meredanya tekanan eksternal dalam beberapa bulan mendatang.
Pelemahan rupiah perlu menjadi perhatian karena berpotensi meningkatkan biaya impor, menekan sektor industri yang bergantung pada bahan baku luar negeri, serta memengaruhi harga sejumlah komoditas di dalam negeri. Namun bagi pelaku ekspor, kondisi ini dapat memberikan keuntungan karena nilai penerimaan dalam dolar AS menjadi lebih besar ketika dikonversi ke rupiah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!