Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 Jasa Marga Gelar Pemeliharaan Tol Jagorawi, Simak Jadwal dan Titiknya 11 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 Jasa Marga Gelar Pemeliharaan Tol Jagorawi, Simak Jadwal dan Titiknya 11 Jul 2026

Dolar AS Menguat Didukung Kenaikan Harga Minyak dan Risiko Global

Desi Rossilawati
Senin, 18 Mei 2026 | 10:22 WIB
Bagikan
Dolar AS Menguat Didukung Kenaikan Harga Minyak dan Risiko Global

Dolar./visi.news/ist.

VISI.NEWS | BANDUNG - Dolar Amerika Serikat menguat terhadap sebagian besar mata uang utama pada perdagangan Asia, Senin (18/5/2026). Kenaikan harga minyak akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan aksi penjualan obligasi global memicu permintaan aset aman seperti greenback.

Euro tercatat melemah ke USD1,1609, sementara poundsterling turun ke USD1,3305, masing-masing turun lebih dari 0,1 persen. Dolar Australia yang sensitif terhadap sentimen risiko turun 0,4 persen menjadi USD0,7121, sedangkan dolar Selandia Baru relatif stabil di USD0,5827. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, naik tipis ke level 99,393.

Harga minyak dunia turut memengaruhi pergerakan dolar. Laporan serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir di Uni Emirat Arab memicu kekhawatiran gangguan distribusi energi, khususnya di Selat Hormuz. Harga minyak Brent berjangka naik lebih dari satu persen menjadi USD110 per barel. Analis Barclays menilai, "Kondisi untuk risiko dan obligasi memburuk, dan kondisi untuk reli dolar berlanjut pada minggu ini sudah matang."

Penguatan dolar juga didorong imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tinggi. Yield obligasi tenor 10 tahun mencapai 4,607 persen, sedangkan tenor dua tahun berada di 4,085 persen, mendekati level tertinggi dalam setahun. Christopher Wong, ahli strategi FX OCBC, menekankan bahwa imbal hasil yang tinggi membuat USD tetap diminati, terutama jika pasar menilai Federal Reserve akan tetap agresif dalam kebijakan suku bunga.

Pasar kini menunggu risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) dan data awal Indeks Manajer Pembelian (PMI) AS pekan ini untuk melihat arah kebijakan moneter. Penguatan greenback menekan yen Jepang ke level 158,84 per USD dan yuan Tiongkok ke 6,8163 per USD, mencerminkan spekulasi potensi intervensi pemerintah Jepang dan perhatian global terhadap pertumbuhan ekonomi Tiongkok.

Secara keseluruhan, penguatan dolar AS mencerminkan kombinasi faktor geopolitik, harga energi, dan kebijakan moneter AS. Pergerakan ini menegaskan bahwa volatilitas mata uang global tetap dipengaruhi risiko eksternal, membuat investor lebih selektif dalam mengambil keputusan di pasar valuta asing. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.