Dokter Ingatkan Kafein dan Minuman Manis Tak Gantikan Air Putih
Ilustrasi./visi.news/ist.
Selain air putih, kebutuhan cairan dan mineral dapat dibantu dengan mengonsumsi buah serta sayuran yang memiliki kandungan air tinggi, seperti semangka, melon, jeruk, timun, selada, dan sup berkuah bening.
Gunakan Pakaian Ringan dan Pelindung Matahari
Selain mencukupi kebutuhan cairan, Putri menyarankan masyarakat mengenakan pakaian berbahan katun yang ringan, longgar, dan berwarna terang. Menurutnya, warna gelap menyerap panas lebih banyak.
“Gunakan pelindung fisik seperti pakai topi bertepi lebar atau payung, kacamata hitam, serta sunscreen agar suhu tubuh tidak cepat naik akibat paparan sinar matahari langsung,” ujarnya.
Lebih lanjut, Putri menjelaskan suhu udara yang tinggi saat musim kemarau dapat membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat sebagai mekanisme alami untuk mendinginkan tubuh atau termoregulasi.
Udara kering juga dapat mempercepat penguapan cairan tubuh melalui pernapasan dan kulit tanpa disadari atau insensible water loss.
“Jika cairan yang keluar tidak segera digantikan, tubuh akan mengalami defisit cairan atau dehidrasi,” ucapnya.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat tetap waspada dan melakukan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang lebih panjang dan kering. Kondisi tersebut berkaitan dengan El Nino yang diperkirakan baru mulai meluruh pada awal 2027.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!