Erna Sari Dorong Pemerintah Memperkuat Aspek Keselamatan Laut di Labuan Bajo 23 Jul 2026 Harga Emas Antam Naik Rp5.000, Kini Rp2,64 Juta 23 Jul 2026 Aher: Kemendagri Harus Susun Solusi Komprehensif Cegah PHK bagi PPPK 23 Jul 2026 Lansia di Desa Mrawan Rasakan Manfaat Layanan Jemput Bola Pemkab Jember 23 Jul 2026 Gus Fawait: RT, RW, dan Kader Posyandu Adalah Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat 23 Jul 2026 Putus Akibat Bencana, Jembatan Leuwidinding di Sukabumi Akan Dibangun 23 Jul 2026 Baja Ringan Sentuh Kabel Listrik, Pekerja Bangunan di Sukabumi Tewas 23 Jul 2026 218 KK di Sekarwangi Sukabumi Kesulitan Air Bersih Akibat Kemarau 23 Jul 2026 Disperkim Sebut 41 Jembatan di Sukabumi Rusak Akibat Bencana 23 Jul 2026 131 Pejabat ATR/BPN Ikuti Pelatihan Perkuat Kepemimpinan dan Pelayanan 23 Jul 2026 Erna Sari Dorong Pemerintah Memperkuat Aspek Keselamatan Laut di Labuan Bajo 23 Jul 2026 Harga Emas Antam Naik Rp5.000, Kini Rp2,64 Juta 23 Jul 2026 Aher: Kemendagri Harus Susun Solusi Komprehensif Cegah PHK bagi PPPK 23 Jul 2026 Lansia di Desa Mrawan Rasakan Manfaat Layanan Jemput Bola Pemkab Jember 23 Jul 2026 Gus Fawait: RT, RW, dan Kader Posyandu Adalah Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat 23 Jul 2026 Putus Akibat Bencana, Jembatan Leuwidinding di Sukabumi Akan Dibangun 23 Jul 2026 Baja Ringan Sentuh Kabel Listrik, Pekerja Bangunan di Sukabumi Tewas 23 Jul 2026 218 KK di Sekarwangi Sukabumi Kesulitan Air Bersih Akibat Kemarau 23 Jul 2026 Disperkim Sebut 41 Jembatan di Sukabumi Rusak Akibat Bencana 23 Jul 2026 131 Pejabat ATR/BPN Ikuti Pelatihan Perkuat Kepemimpinan dan Pelayanan 23 Jul 2026

Disperkim Sebut 41 Jembatan di Sukabumi Rusak Akibat Bencana

Desi Rossilawati Andri Somantri
Kamis, 23 Juli 2026 | 09:13 WIB
Bagikan
Disperkim Sebut 41 Jembatan di Sukabumi Rusak Akibat Bencana

Jembatan Leuwidinding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi yang putus diterjang banjir./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Sebanyak 41 jembatan mengalami kerusakan akibat bencana yang terjadi di Kabupaten Sukabumi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 jembatan tercatat mengalami kerusakan parah, termasuk Jembatan Leuwidinding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi Sendi Apriadi disela peninjauan pembangunan Jembatan Leuwidinding, Selasa (21/7/2026).

“Jumlah jembatan yang terhitung oleh kita pascabencana 41, 23 diantaranya rusak parah. Termasuk di Jampangtengah ini, Leuwidinding,” ujar Sendi.

Namun, Sendi tidak menjelaskan secara rinci apakah puluhan jembatan tersebut rusak akibat bencana yang terjadi pada akhir 2024 atau 2025. Sebab, pada periode tersebut sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi dilanda bencana longsor dan banjir bandang. Sementara itu, Jembatan Leuwidinding diketahui putus akibat bencana yang terjadi pada akhir 2025.

Ia menjelaskan, saat ini kewenangan pemerintah daerah terhadap pembangunan jembatan gantung sudah tidak ada, sehingga pihaknya berupaya memfasilitasi masyarakat agar pembangunan jembatan tetap dapat direalisasikan melalui berbagai skema bantuan dan kolaborasi.

Menurut Sendi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah mengusulkan sejumlah format bantuan, termasuk melalui TNI AD, CSR perusahaan, serta dukungan swadaya masyarakat. Ia menyebutkan, hingga tahun ini pemerintah daerah telah terbantu dalam realisasi pembangunan 14 jembatan.

Ia menambahkan, banyaknya kebutuhan rehabilitasi pascabencana diperparah oleh kondisi sejumlah jembatan yang usianya sudah cukup tua, mengalami keropos, dan tidak lagi layak digunakan.

Untuk jembatan Leuwidinding, pembangunannya merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah setempat, TNI AL, dan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP).

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.