Dishub Kabupaten Bandung Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Bojongsoang untuk Atasi Kemacetan

Desi Rossilawati
Sabtu, 1 November 2025 | 08:00 WIB
Bagikan
Dishub Kabupaten Bandung Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Bojongsoang untuk Atasi Kemacetan

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menerapkan program rekayasa lalu lintas (lalin) di ruas Jalan Raya Bojongsoang sebagai salah satu upaya mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur penghubung antara Kota dan Kabupaten Bandung.

Jalan Raya Bojongsoang diketahui menjadi salah satu titik rawan kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari, akibat banyaknya simpang kecil dan volume kendaraan yang tinggi. Titik kemacetan paling parah biasanya terjadi mulai dari Exit Tol Buah Batu hingga persimpangan Jalan Cikoneng.

Untuk membantu mengurai kemacetan tersebut, Dishub Kabupaten Bandung melakukan rekayasa lalin dengan menyiagakan petugas di titik rawan kepadatan setiap hari.

Petugas Dishub ini membantu mengarahkan kendaraan di mana pada jam sibuk pagi hari sekira pukul 06.30–09.00 WIB diterapkan rekayasa lalin berupa penyediaan 3 lajur untuk dilintasi kendaraan dari arah Bojongsoang ke Kota Bandung, dan 1 lajur ke Bojongsoang.

Sedangkan saat jam sibuk sore hari tepatnya sekira pukul 16.00 sampai 19.00 WIB, disediakan 3 lajur kendaraan arah dari Kota Bandung ke Bojongsoang, dan 1 lajur ke Kota Bandung. Petugas Dishub juga bersiaga membantu penerapan rekayasa lalin ini.

Kepala Dishub Kabupaten Bandung, Hilman Kadar, menjelaskan pihaknya telah menyiagakan petugas di sejumlah titik padat dan menerapkan pola lalu lintas baru dengan sistem tiga lajur satu arah pada waktu tertentu.

“Sudah sejak hampir satu tahun lalu, ada penebalan anggota di sana dan rekayasa lalin. Pertama, rekayasa untuk pagi hari atau jam sibuk pukul 06.30, ruas Jalan Bojongsoang kita berikan 3 lajur arah ke Kota Bandung. Sore harinya dibalik, jadi yang 3 lajur dari Kota Bandung menuju Baleendah,” kata Hilman Kadar, dikutip dalam keterangannya, Sabtu (1/11/2025).

Hilman berharap, dengan solusi jangka pendek tersebut, kepadatan arus kendaraan dapat lebih cepat terurai sehingga tingkat kemacetan bisa ditekan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.