Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Disdik Sukabumi Ingatkan Kepsek Soal Pemeliharaan Rutin Sekolah

Desi Rossilawati
Rabu, 29 April 2026 | 20:02 WIB
Bagikan
Disdik Sukabumi Ingatkan Kepsek Soal Pemeliharaan Rutin Sekolah

Kerusakan ruas kelas SD di Kabupaten Sukabumi./visi.news/ist.

VISI.NEWS | SUKABUMI - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi mengimbau pihak sekolah rutin melakukan pemeliharaan fasilitas sekolah. Apabila terdapat kerusakan ringan pada bangunan sekolah, jangan diabaikan, karena apabila tidak segera diperbaiki bakal pemicu kerusakan yang lebih parah.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena terkait banyaknya kelas SD dan SMP yang rusak.

Menurutnya, kerusakan ringan seperti atap bocor dapat menyebabkan air masuk dan membuat material kayu bangunan menjadi lapuk. Kondisi tersebut, kata dia, kerap memicu kerusakan yang lebih parah hingga menyebabkan bagian atap sekolah ambruk.

“Awalnya dari bocor kemudian kena kayu, akhirnya roboh,” kata Deden.

Lebih lanjut, Deden menyebut Pemerintah Kabupaten Sukabumi memiliki keterbatasan anggaran dalam menangani kerusakan bangunan sekolah. Karena itu, ia menilai pemeliharaan rutin fasilitas sekolah sangat penting dilakukan agar kerusakan tidak semakin parah yang membuat biaya perbaikan menjadi lebih besar.

Terkait anggaran pemeliharaan sekolah, Deden menjelaskan bahwa perbaikan fasilitas dapat memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Karena itu, ia meminta para kepala sekolah memaksimalkan penggunaan dana tersebut untuk kebutuhan pemeliharaan bangunan sekolah.

“Kepada kepala sekolah supaya bisa memaksimalkan dana pemeliharaan yang bersumber dari BOS,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pengawas sekolah dalam melakukan monitoring terhadap kondisi sarana dan prasarana di setiap sekolah.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.