Dilema Marhaenis dalam dunia Pertanian
Memajukan Pertanian dan Petani Indonesia berarti menjaga Indonesia itu sendiri tetap kokoh berdiri sepanjang masa.
Kiprah Alumni GMNI sangat di harapkan dan diperlukan dalam mensejahterakan petani itu sendiri.
Kita bisa melihat bagaimana aktivis pertanian India disana mendorong pemerintah India untuk menetapkan harga produk pertanian harus 150% dari HPP (Harga Pokok Produksi). Langkah-langkah seperti ini sangat dibutuhkan petani Indonesia. Tinggal pertanyaannya Bagaimana Peran Kader (Alumni) GMNI untuk mensejahterakan petani ???
Mensejahterakan Petani berarti Mensejahterakan Rakyat Indonesia berarti Menjaga Republik Indonesia itu sendiri. Seorang guru besar pernah mengungkapkan, dunia pendidikan pertanian terlalu akademis, kurang ke arah vokasi. Bertani itu pada akhirnya bagian dari ikhtiar, untuk menyempurnakan kehidupan manusia itu sendiri. Bukan hanya persoalan tanam-menanam, jadi jika kita sekarang tidak merindukan pertanian yang lebih maju maka kita tidak merindukan kehidupan yang lebih baik.
(Penulis, Alumni Fakultas Peternakan Unpad, Koordinator Persatuan Alumni GMNI Agraria (PAGAR), Kader Muda Partai Golkar)
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!