Didukung Dua Menteri, TPST KDMP Langonsari Jadi Model Nasional,
VISI.NEWS – TPST Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Langonsari, Kabupaten Bandung, semakin mengukuhkan posisinya sebagai model pengelolaan sampah berbasis koperasi yang terintegrasi dengan sektor agribisnis. Per 13 Agustus 2026, pengembangan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) KDMP Langonsari mendapatkan dukungan strategis melalui Nota Kesepahaman antara Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia dan Menteri Koperasi Republik Indonesia yang membuka peluang replikasi model serupa di berbagai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh Indonesia.
Ketua Koperasi Desa Merah Putih Langonsari, Sonson Garsoni, menyambut positif dukungan pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, pengakuan yang diberikan melalui nota kesepahaman dua kementerian menjadi bukti bahwa model yang dikembangkan di Langonsari memiliki prospek besar untuk diterapkan secara nasional.
“Ini bukan sekadar keberhasilan koperasi kami, tetapi juga bukti bahwa desa mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami bersyukur model TPST Langonsari mendapat perhatian dan dukungan untuk direplikasi di daerah lain,” ujar Sonson Garsoni kepada VISI.NEWS, Senin (17/8/2026)
Ia menjelaskan bahwa sejak awal, konsep yang dibangun bukan hanya berfokus pada pengurangan sampah, tetapi juga bagaimana sampah dapat diubah menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa sampah bukan masalah jika dikelola dengan benar. Dari sampah organik kami menghasilkan pupuk nano, kompos nano, dan biochar. Dari sampah anorganik kami menghasilkan briket. Semua produk itu kembali dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan ekonomi anggota koperasi,” katanya.
Menurut Sonson, salah satu kekuatan utama model KDMP Langonsari adalah integrasi antara pengelolaan sampah dan sektor pertanian. Produk hasil TPST dimanfaatkan sebagai sarana produksi bagi petani anggota koperasi melalui skema pembayaran setelah panen atau yarnen.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!